Pemodelan Kebutuhan Ruang Parkir pada Gedung Perbankan di Kota Medan

S, Fransisca Theresia (2016) Pemodelan Kebutuhan Ruang Parkir pada Gedung Perbankan di Kota Medan. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1162Kb)

    Abstract

    Fransisca Theresia Sembiring, 2016, Pemodelan Kebutuhan Ruang Parkir Gedung Perbankan di Kota Medan. Skripsi, Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Pada umumnya kota-kota besar menjadi pusat kegiatan, baik industri, ekonomi dan pemerintahan. Populasi penduduk yang besar dan cenderung meningkat didukung dengan meningkatnya jumlah kendaraan maka permasalahan yang ditimbulkan juga semakin banyak. Permasalahan yang sering dihadapi kota-kota besar saat ini adalah masalah kemacetan dan pengendalian parkir yang tidak teratur. Hal yang sama juga terjadi di kota Medan. Kota Medan saat ini sedang berkembang pesat. Bank merupakan suatu pusat kegiatan yang banyak dikunjungi oleh masyarakat karena satu atau lain hal. Meningkatnya angka nasabah yang datang pada jam kerja bank sudah tentu membawa dampak meningkatnya kepemilikan kendaraan yang menyebabkan meningkatnya kebutuhan parkir. Menurut peraturan menteri perhubungan republik Indonesia Nomor PM 75 tahun 2015 bangunan fasilitas pelayanan umum, bank dengan ukuran minimal 500 m2 luas lantai bangunan wajib dilakukan Studi Analisis Dampak Lalu Lintas. Pemodelan kebutuhan parkir dapat menggambarkan kebutuhan parkir yang harus disediakan yang akan membantu pihak gedung perbankan memberikan fasilitas yang lebih baik. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan model kebutuhan ruang parkir sepeda motor, dan mobil pada gedung perbankan di Kota Medan. Variabel yang digunakan dalam penelitian berupa akumulasi parkir maksimum mobil, dan akumulasi parkir maksimum sepeda motor sebagai variabel terikat (Y) yang didapatkan dari survei kendaraan dengan metode kordon survei. Sedangkan variabel bebas terdiri dari jumlah loket customer service (X1), jumlah loket teller (X2), luas bangunan (m2) (X3), dan jumlah karyawan (orang) (X4). Penelitian ini menggunakan analisis regresi dengan bantuan software SPSS dalam pembentukan model. Dari hasil analisis didapatkan model terbaik untuk mobil Y = 9,530 + 0,006 X3 + 0,027 X4 dengan R2 = 0,999, untuk sepeda motor Y = -1,208 + 0,018 X3 + 0,059 X4 dengan R2 = 0,998. Kedua model tersebut dipilih berdasarkan uji-uji signifikan, simultan, normalitas, linieritas, multikolinieritas. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model memenuhi kriteria BLUE (Best, Linier, Unbiased, Estimator). Kata kunci: gedung perbankan, kebutuhan parkir mobil, kebutuhan parkir motor, pemodelan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > D3 - Teknik Sipil
    Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: Pratama Wisnu
    Date Deposited: 05 Dec 2016 23:33
    Last Modified: 05 Dec 2016 23:33
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/30916

    Actions (login required)

    View Item