PERBEDAAN EPITELISASI LUKA BAKAR DERAJAT II PADA PENGGUNAAN SILVER SULVADIAZIN DAN MOIST EXPOSED BURN OINTMENT

Irawan, Elit (2016) PERBEDAAN EPITELISASI LUKA BAKAR DERAJAT II PADA PENGGUNAAN SILVER SULVADIAZIN DAN MOIST EXPOSED BURN OINTMENT. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (98Kb)

    Abstract

    ABSTRAK ElitIrawan, NIM 561107001, 2016. Perbedaanepitelisasilukabakarderajat IIpadapenggunaan Silver Sulvadiazindan Moist Exposed Burn Ointment Abstrak LatarBelakang:Perawatanlukabakarmerupakansuatupermasalah yang melibatkanmultidisiplinilmu. WHO dalam Management of Burn 2007 menganjurkanpemberian Silver suvadiazinpadalukasetelahdilakukan debridement. TelahdiketahuiAg-S melambatpenyembuhanlukadenganmenghambatpembentukanMetallo protein (MMP). Moist Exposed Burn Therapy (MEBT) merupakansalahsatumetodebarudalampenatalaksanaanlukabakar yang bekerjadenganmemicuterjadinya proses regenerasiin situ (menumbuhkankembalibagiantubuh yang rusak). Saatini, di RSDM Surakarta belumadaujiklinik yang membandingkanperawatanlukabakarderajat II menggunakan MEBO denganSilver Sulfadiazin Metode :Penelitianinimerupakanpenelitian post test only control group design. Sampelpenelitian 14 sample dari 7 pasiendimanaekstremitaskanandiberikanMEBOzalfdanekstremitaskiridiberikan Silver Sulvadiazin.Dilakukanpenilaianepitelisasi yang timbulpadalukabakarderajat 2 padaharike 3, harike 9 danharike 15. Semua data yang terkumpuldilakukanujistatistikmenggunakan uji statistik Mann Withney (α = 0,05) denganmenggunakan SPSS 19.0. Tiap-tiap variabel di evaluasi setelah dilakukan uji normalitas dan homogenitas data. HasilBerdasarkanhasilpenelitian yang dilakukanpada 7 pasienlukabakarderajat II di SMF Bedah RSUD Dr. Moewardi Surakarta dan RSUD BlorapadabulanMaret – Agustus2016 diketahuibahwakelompok yang mengunakanMEBOzalfepitelisasipadalukabakarpadahari ke-3 rata-rata 27.06%, padahari ke-9 rata-rata 75.00%, dan pada hari ke-15 rata-rata 98.09%. Sedangkan pasien yang menggunakan Silver Sulfadiazinepitelisasipadalukabakarpadahari ke-3 rata-rata 26.29%, padahari ke-9 rata-rata 57,63%, dan pada hari ke-15 rata-rata 97.06%. Nilai rata-rata prosentaseepitelisasipadalukabakarpasien yang menggunakanMEBOZalfpadahari ke-9 secarastatistikmenunjukanperbedaan yang signifikandengan Perak Sulfadiazin (p=0,048). Simpulan:BerdasarkanhasilpenelitiandiatasdiketahuibahwaperawatanlukabakardenganmenggunakanMEBOZalflebihefektifdalammempercepatepitelisasipadalukabakardibandingkandenganPerak Sulfadiazin, sehinggapenggunaanMEBOZalflebihefektifmempercepatpenyembuhanlukabakar. Kata Kunci :Luka bakarderajat II, MEBOzalf, Silver Sulvadiazin, penyembuhanluka.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    R Medicine > RA Public aspects of medicine
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Magister Kedokteran Keluarga
    Depositing User: Pratama Wisnu
    Date Deposited: 05 Dec 2016 23:30
    Last Modified: 05 Dec 2016 23:30
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/30915

    Actions (login required)

    View Item