Argumentasi Alasan Kasasi Penuntut Umum dan Pertimbangan Hukum judex Juris Memutus Pidana Atas Dasar terdapat Dissenting Opinion Dalam Perkara Penggelapan (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 1427K/Pid/2014)

Pratama, Dofan Henky (2016) Argumentasi Alasan Kasasi Penuntut Umum dan Pertimbangan Hukum judex Juris Memutus Pidana Atas Dasar terdapat Dissenting Opinion Dalam Perkara Penggelapan (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 1427K/Pid/2014). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (433Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Dofan Henky Pratama. E0012122.ARGUMENTASI ALASAN KASASI PENUNTUT UMUM DAN PERTIMBANGAN HUKUM JUDEX JURIS MEMUTUS PIDANA ATAS DASAR TERDAPAT DISSENTING OPINION DALAM PERKARA PENGGELAPAN (STUDI PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 1427 K/Pid/2014). Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian alasan kasasi oleh Penuntut Umum terhadap KUHAP dan pertimbangan Judex Juris dalam mengabulkan permohonan kasasi dalam perkara penggelapan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif bersifat preskriptif.Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kasus.Sumber bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder, dengan teknik analisis bahan hukum menggunakan metode silogisme dan interpretasi dengan menggunakan pola berpikir deduktif. Penulis tertarik untuk meneliti sebuah kasus tindak pidana penggelapan di Kabupaten Banyumas dengan Terdakwa KASIMAN bin SAMSURI.Dalam kasus ini Judex factie dalam pertimbangannya tidak didasarkan pada unsur-unsur penggelapan yang tercantum dalam Pasal 372 KUHP. Mahkamah Agung telah memperbaiki putusan dari Judex Factie yang sebelumnya Menyatakan Terdakwa Kasiman bin Samsuri telah terbukti melakukan perbuatan sebagaimana dakwaan Penuntut Umum akan tetapi perbuatan tersebut bukan merupakan tindak pidana melainkan perbuatan wanprestasi yang kemudian diperbaiki oleh Hakim Kasasi yaitu berdasar fakta persidangan perbuatan Terdakwa tersebut bukan perbuatan wanprestasi melainkan telah memenuhi unsur – unsur tindak pidana dalam Pasal 372 KUHP, maka Terdakwa harus dinyatakan bersalah dan dijatuhi pidana. Judex Juris dalam memutuskan perkara ini terdapat adanya Dissenting Opinion dan telah sesuai dengan ketentuan yang termuat dalam Pasal 182 ayat (6) KUHAP jo Pasal 14 Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman jo Pasal 30 ayat (3) Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung sebagaimana telah diubah dan ditambahkan dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2004 serta perubahan kedua dengan Undang-Undang Nomor 3 tahun 2009. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa judex factie dalam kasus di atas tidak tepat dalam pertimbangan dan putusannya karena tidak mempertimbangkan hal-hal yang relevan secara yuridis dengan tepat dan benar. Kata Kunci: Wanprestasi, Penuntut Umum, Dissenting Opinion, Penggelapan ABSTRACT DofanHenkyPratama. E0012122. ARGUMENTS AN EXCUSE OF CASSATION BY PUBLIC PROSECUTOR AND JUDEX JURIS LEGAL CONSIDERATIONS DROP DOWN PENALTY CONCEIVE OF DISSENTING OPINION IN EMBEZZLEMENT CASE (STUDY OF SUPREME COURT VERDICT NUMBER 1427K/Pid/2014). Faculty of Law, SebelasMaret University Surakarta. Research aims to determine conformity of an excuse cassation by Public Prosecutor against Criminal Procedure Code and JudexJuris consideration in granting cassation in embezzlement case. Research method used prescriptive normative law research. Research approach used case approach. Research sources used primary law and secondary law materials, with law material analysis techniques use of syllogism and interpretation use of deductive thinking patterns. Author examines a criminal embezzlement case in Banyumas district with the Defendant KASIMAN bin SAMSURI. In this case JudexFactie in its consideration not based on the elements of embezzlement case as stated in Article 372 Criminal Code. Supreme Court Verdict has improved from the previous JudexFactie Stated that the Defendant Kasiman bin Samsuri already convicted of act as Public Prosecutor charges however the act was not include a criminal act but rather breach which then improved by Supreme Court Judges which based on such fact of the trial that the Defendant instead breach but rather already fulfilled the elements of criminal acts under Article 372 of Criminal Code, then the Defendant should be convicted and punished. JudexJuris in drop down Verdict of the case conceive Dissenting Opinion and in accordance with the provisions stated in Article 182 Paragraph (6) Criminal Procedure Code In Conjunction With Article 14 of Law Number 48 Year 2009 On Judicial Authority In Conjunction With Article 30 Paragraph (3) of Law Number 14 Year 1985 On The Supreme Court, as amended and added by Law Number 5 Year 2004 and The Second Amendment by Law Number 3 Year2009. Based on results of research concluded that JudexFactiein its case not appropriate in its considerations and its Verdict for not consider the relevant juridically proper and correctly. Keywords: Breach, Public Prosecutor, Dissenting Opinion, Embezzlement

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum
    Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Pratama Wisnu
    Date Deposited: 05 Dec 2016 23:17
    Last Modified: 05 Dec 2016 23:17
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/30912

    Actions (login required)

    View Item