Studi Karakteristik Daspal Modifikasi Dengan Bahan Getah Damar, Fly Ash, Oli Bekas dan Lateks dibandingkan dengan Aspal Penetrasi dan AsbutonA

WIDHIHARJO, BUDI (2016) Studi Karakteristik Daspal Modifikasi Dengan Bahan Getah Damar, Fly Ash, Oli Bekas dan Lateks dibandingkan dengan Aspal Penetrasi dan AsbutonA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (157Kb)

    Abstract

    Budi Widhiharjo,2016 Studi Karakteristik Daspal Modifikasi dengan Bahan Getah Damar, Fly Ash, Oli bekas & lateks dibandingkan dengan Aspal Penetrasi dan Asbuton. Skripsi. Program Studi Teknik Sipil. Fakultas Teknik. Universitas Sebelas Maret. Surakarta. Perkerasan jalan merupakan lapisan perkerasan yang terletak diantara lapisan tanah dan roda kendaraan, yang berfungsi memberikan pelayanan kepada sarana transportasi, dan selama masa pelayanannya diharapkan tidak terjadi kerusakan yang berarti. Zaman yang semakin maju dengan pemikiran manusia semakin berkembang menjadikan perkerasan jalan terus menerus mengalami peningkatan kualitas dan alternatif bahan yang digunakan semakin bervariasi. Salah satu alternatif bahan yang ada ialah bahan yang berasal dari sumber daya alam yang dapat diperbaharui yaitu bio aspal. Damar aspal (Daspal) merupakan bahan tanpa aspal, karna daspal berasal dari bahan campuran getah damar, fly ash, oli bekas, dan lateks dengan perbandingan tertentu. Tujuan penelitian ini untuk untuk mengetahui sifat propertis dari daspal modifikasi dengan variasi bahan dan penambahan polimer lateks. Diharapkan daspal modifikasi ini memenuhi atau paling tidak mendekati spesifikasi Aspal Penetrasi dan Asbuton sehingga bisa menjadi salah satu alternatif pengganti aspal. Penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental murni dengan langkah awal melakukan pengujian penetrasi pada berbagai perbandingan komposisi daspal rencana. Pada penelitian lanjutan ini komposisi daspal yang memenuhi spesifikasi penetrasi Aspen. 60/70 ditambahkan polimer lateks dengan rentang 0% sampai 10% dengan interval 2%. Berdasar hasil uji penetrasi dan titik lembek varian daspal, dilanjutkan analisa dengan BANDS 2.0 untuk mengetahui nilai Penetration Indeks & Stiffnes Bitumen. Hasil dari sifat propertis daspal modifikasi dilanjutkan dengan analisa regresi, nantinya diperoleh kadar lateks optimum. Daspal dengan kadar lateks optimum ini dilanjutkan dengan pengujian kelekatan terhadap batuan, uji penurunan berat, dan kelarutan dalam Thricolothrine. Komposisi daspal penetrasi 60/70 diperoleh dengan komposisi getah damar (bongkahan) 100gr, getah damar serbuk 350gr, fly ash 150gr, dan oli bekas 230gr. Persentase kadar lateks optimum diperoleh pada kadar lateks 4% dengan nilai daktilitas terpanjang 27cm, penetrasi 59,3 dmm, titik lembek 57,5 ºC, berat jenis 0,975gr/cc, titik nyala 250ºC, titik bakar 260ºC, kelekatan daspal terhadap batuan 99%, kelarutan dalam thricoloethrine 76,25%, penurunan berat 0,1gr, Penetration Indeks 1 dan Stiffnes Bitumen 5,4 Mpa. Secara keseluruhan daspal modifikasi sudah memenuhi spesifikasi aspal penetrasi dan asbuton, kecuali pada nilai daktilitas dan kelarutan dalam Thricoloethylene. Kata kunci : Bio Aspal, Daspal, Oli Bekas, lateks

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > T Technology (General)
    T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > D3 - Teknik Sipil
    Depositing User: Sofi Wildan
    Date Deposited: 05 Dec 2016 21:06
    Last Modified: 05 Dec 2016 21:06
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/30893

    Actions (login required)

    View Item