PEMBUATAN EDIBLE FILM DARI UBI JALAR PUTIH DAN PLASTICIZER GLISEROL DENGAN EKSTRAK KULIT LIDAH BUAYA SEBAGAI PENGEMAS BUMBU MIE INSTAN

ARSYI, NITA ZUL (2016) PEMBUATAN EDIBLE FILM DARI UBI JALAR PUTIH DAN PLASTICIZER GLISEROL DENGAN EKSTRAK KULIT LIDAH BUAYA SEBAGAI PENGEMAS BUMBU MIE INSTAN. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (707Kb)

    Abstract

    NITA ZUL ARSYI, NOVITA SARI. 2016. LAPORAN TUGAS AKHIR “Pembuatan Edible Film dari Ubi Jalar Putih dengan Plasticizer Gliserol dan Ekstrak Kulit Lidah Buaya sebagai Pengemas Bumbu Mie Instan” Program Studi Diploma III Teknik Kimia, Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Lidah buaya merupakan tanaman yang banyak dikembangkan dan dibudidayakan di Indonesia. Lidah buaya mengandung zat antibakteri yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri patogen seperti bakteri Escherichia coli. Kandungan zat antibakteri lidah buaya yang berupa saponin dan antrakuinon dapat diekstrak menggunakan ekstraksi dengan metode maserasi. Lidah buaya kering dimaserasi dengan direndam dalam pelarut etanol 70% selama 24 jam, kemudian disaring untuk dipisahkan ampas dengan filtratnya. Filtrat kemudian diuapkan sehingga volumenya berkurang 90% menggunakan vacuum rotary evaporator pada suhu 50˚C untuk memisahkan ekstrak dengan pelarut etanol. Maserasi dilakukan selama 3 kali pengulangan. Ekstrak lidah buaya kemudian diolah menjadi produk edible film. Pembuatan edible film dilakukan dengan mencampurkan 3 gram pati ubi jalar putih, 0,45 ml gliserol, dan 100 ml aquades kemudian dipanaskan pada suhu 85˚C selama 25 menit. Setelah larut, ekstrak lidah buaya sebanyak (3, 6, 9, 12) ml ditambahkan kedalam larutan yang suhunya sudah turun menjadi 40˚C dan diaduk selama 10 menit. Larutan yang telah homogen kemudian dicetak didalam cetakan berukuran 16x14 cm sebanyak 28 ml dan dikeringkan selama 17 jam pada suhu 50˚C. Edible film yang sudah kering diambil dari cetakan. Produk edible film selanjutnya dilakukan pengujian kualitasnya meliputi uji efektivitas daya hambat terhadap bakteri E.coli dengan metode difusi, uji tensile strength dan persen elongasi. Berdasarkan hasil pengujian kualitas edible film diperoleh bahwa, hasil optimum didapatkan pada kondisi konsentrasi ekstrak lidah buaya sebesar 9 ml, dengan tensile strength sebesar 4,717 MPa, persen elongasi sebesar 11,332% dan diameter daya hambat bakteri E.coli sebesar 9,26 mm.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TP Chemical technology
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > D3 - Teknik Kimia
    Depositing User: Cantya Dyana Larasati
    Date Deposited: 05 Dec 2016 14:46
    Last Modified: 05 Dec 2016 14:46
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/30862

    Actions (login required)

    View Item