MISBEHAVIOR , KOMPETENSI KOMUNIKASI PENGAJAR DAN KREDIBILITAS PENGAJAR (Studi Asosiatif tentang Misbehavior dan Kompetensi Komunikasi Pengajar dalam Mempengaruhi Kredibilitas Pengajar di Akademi Analis Kesehatan Nasional Surakarta)

KHRISMASAGU, STEFANUS (2016) MISBEHAVIOR , KOMPETENSI KOMUNIKASI PENGAJAR DAN KREDIBILITAS PENGAJAR (Studi Asosiatif tentang Misbehavior dan Kompetensi Komunikasi Pengajar dalam Mempengaruhi Kredibilitas Pengajar di Akademi Analis Kesehatan Nasional Surakarta). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (6Mb)

    Abstract

    ABSTRAK Stefanus Khrismasagung Trikusumaadi. NIM : S 231408045. 2016. MISBEHAVIOR, KOMPETENSI KOMUNIKASI PENGAJAR, DAN KREDIBILITAS PENGAJAR. Studi Asosiatif tentang Misbehavior dan Kompetensi Komunikasi Pengajar dalam Mempengaruhi Kredibilitas Pengajar di Akademi Analis Kesehatan Nasional Surakarta. TESIS. Pembimbing I : Sri Hastjarjo, S.Sos., Ph.D. Pembimbing II : Drs. Yulius Slamet, M.Sc., Ph.D. Program Studi Ilmu Komunikasi (Peminatan Manajemen Komunikasi). Program Pascasarjana. Universitas Sebelas Maret. Penelitian ini terinspirasi oleh kondisi pengajar di perguruan tinggi swasta Indonesia yang belum memenuhi kualifikasi akademik masih cukup tinggi. Dari kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan menguji hubungan misbehavior dan kompetensi komunikasi pengajar dengan kredibilitas pengajar. Dari kajian tersebut, lebih lanjut penelitian ini bertujuan membentuk suatu tipologi yang menghubungkan persepsi mahasiswa terhadap kredibilitas pengajar dengan berbagai tipe hubungan misbehavior dan kompetensi komunikasi pengajar. Kredibilitas pengajar berpotensi terhadap efektivitas pembelajaran, dimana pengajar yang kredibel akan cenderung lebih diperhatikan. Misbehavior dan kompetensi komunikasi merupakan dua karakteristik perilaku sumber informasi yang berpengaruh terhadap kredibilitas. Kemunculan salah satu tipe misbehavior akan menurunkan kridibilitas sumber. Sementara kompetensi komunikasi, baik ditinjau dari kesesuaian maupun keefektivan akan menambah kredibilitas sumber informasi. Jenis penelitian kuantitatif ini menggunakan metode survey. Data primer diperoleh dari kuesioner yang disebarkan kepada 148 mahasiswa AAK Nasional dengan teknik stratified random sampling. Analisa data pada studi asosiatif antara misbehavior, kompetensi komunikasi pengajar, dan kredibilitas pengajar menggunakan analisis korelasi dan regresi ganda. Sedangkan pada studi komparatif digunakan analisis kruskall wallis test dan Mann Whitney test. Hasil penilitian ini menunjukkan adanya hubungan antara misbehavior dan kompetensi komunikasi mempunyai hubungan signifikan sebesar 0.6139 dengan kredibilitas pengajar. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa sebesar 38.1% kredibilitas pengajar dipengaruhi oleh misbehavior dan kompetensi komunikasi pengajar. Tipologi yang dihasilkan dari penelitiaan ini adalah : kompetensi komunikasi pengajar tinggi dan misbehavior rendah paling kredibel ( rank = 97.49), Kompetensi komunikasi rendah dengan misbehavior tinggi paling tidak kredibel ( rank = 42.76), adapun diantaranya kompetensi komunikasi rendah dengan misbehavior rendah lebih kredibel daripada kompetensi komunikasi tinggi dengan misbehavior tinggi ( rank = 69.10>57.04). Hasil penelitian tersebut dapat dilanjutkan untuk menguji pengaruh misbehavior dan kompetensi komunikasi pengajar terhadap efektivitas pembelajaran, dengan kredibilitas sebagai variabel antara. Kata Kunci : Komunikasi Instruksional, Misbehavior, Kompetensi Komunikasi, Kredibilitas Pengajar

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
    L Education > LC Special aspects of education > LC5201 Education extension. Adult education. Continuing education
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Depositing User: Tities Amrihtasari
    Date Deposited: 05 Dec 2016 13:43
    Last Modified: 05 Dec 2016 13:43
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/30848

    Actions (login required)

    View Item