PERBANDINGAN HUKUM JUAL BELI KENDARAAN BERMOTOR SECARA KREDIT DENGAN SISTEM PEMBIAYAAN KONVENSIONAL DAN PEMBIAYAAN SYARIAH

MIFTAKHULHADI, (2010) PERBANDINGAN HUKUM JUAL BELI KENDARAAN BERMOTOR SECARA KREDIT DENGAN SISTEM PEMBIAYAAN KONVENSIONAL DAN PEMBIAYAAN SYARIAH. PhD thesis, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

[img] PDF - Published Version
Download (327Kb)

    Abstract

    Miftakhulhadi, 2009, Perbandingan Hukum Jual Beli Kendaraan Bermotor Secara Kredit Dengan Sistem Pembiayaan Konvensional dan Pembiayaan Syariah, Hukum Ekonomi Syariah, Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penulisan ini dilatarbelakangi adanya suatu pandangan persamaan dan perbedaan praktik jual beli kendaraan bermotor secara kredit dengan sistem pembiayaan konvensional dan pembiayaan syariah dalam kaitannya dengan penilaian dan kepercayaan publik terhadap dua sistem tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi harmonisasi perbedaan praktik jual beli kendaraan bermotor secara kredit dengan sistem pembiayaan konvensional dan pembiayaan syariah dan memberaikan solusi guba mengatasi dan mengurangi perbedaan dalam rangka melindungi dan menyeimbangkan kepentingan pembeli, penjual dan penyandang dana/pembiayaan. Penelitian merupakan penelitian normatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan jenis data sekunder. Bahkan hukum primer dalam penelitian hukum ini terdapat dua kelompok, yaitu : Kelompok pertama yang berkaitan dengan sistem pembiayaan konvensional adalah pasal 1 butir 11 Undang-undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang perbankan dan dikaitkan dengan pasal 1 butir 5 Peraturan Bank Indonesia Nomor 7/2/PBI/2005 tentang kwalitas aktiva Bank Umum. Kelompok kedua yang berkaitan dengan sistem pembiayaan syariah adalah Undang-undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah, fatwa DSN MUI tentang Murabahah, Undang-undang Nomor 7 Tahun 1989 jo Undang-undang Nomor 3 Tahun 2006 jo Undang-undang Nomor 50 Tahun 2009 tentang Peradilan Agama, dan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2008 tentang Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah. Bahan hukum sekunder dalam penulisan ini meliputi buku, laporan penelitian, data perusahaan dan lain sebagainya yang berkaitan dengan permasalahan yang diteliti. Sehubungan bahan hukum tersier dalam penulisan ini adalah Kamus Besar Bahasa Indonesia, Kamus Hukum dan Kamus Ilmiah Populer. Hasil penelitian mengungkapkan tentang harmonisasi materi dalam perbedaan peraturan pembiayaan konvensional dan pembiayaan syariah dalam praktik kaitannya dengan solusi pendekatan perbedaan sebagai perlindungan sekaligus penyeimbang kepentingan pembeli, penjual dan penyandang dana pembiayaan. Perbedaan mana yang mengakibatkan kontroversi, terutama dalam hal posisi tawar dalam pembuatan akad, perbedaan tersebut menyebabkan ketidakseimbangan posisi antara penjual, pembeli dan penyandang dana pembiayaan. Solusi untuk mengatasi kontroversi adalah menjawab satu-persatu pon yang dipermasalahkan oleh kalangan yang kontra, salah satunya dengan legal opiniondan pendekatan kepada semua pihak. Keywords: Praktik Jual Beli, Kredit, Pembiayaan, Konvensional dan Syariah

    Item Type: Thesis (PhD)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Ilmu Hukum - S2
    Depositing User: Users 849 not found.
    Date Deposited: 13 Jul 2013 16:49
    Last Modified: 13 Jul 2013 16:49
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/3083

    Actions (login required)

    View Item