Prarancangan Pabrik Etanol Dari Molase Dengan Proses Fermentasi Kontinyu Kapasitas 12.000 Kiloliter/Tahun

Sari, Sifa Dian Permata (2016) Prarancangan Pabrik Etanol Dari Molase Dengan Proses Fermentasi Kontinyu Kapasitas 12.000 Kiloliter/Tahun. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1264Kb)

    Abstract

    Etanol (C2H5OH) adalah bahan kimia yang digunakan untuk berbagai industri (kosmetik, cat, farmasi, pelarut dan desinfektan). Industri etanol saat ini menggunakan fermentasi batch, untuk mengefisiensikan proses fermentasi maka dipertimbangkan pabrik etanol menggunakan sistem fermentasi kontinyu. Pabrik etanol dari molase dengan proses fermentasi kontinyu akan didirikan di Sidoarjo, Jawa Timur pada tahun 2019 dengan kapasitas 12.000 kiloliter/tahun (ρ = 0,7545 (pada 50oC)) atau 1.143,25 kg/jam. Bahan baku molase yang dibutuhkan 4.575,56 kg/jam dan air 10.746,48 kg/jam. limbah yag dihasilkan terdiri dari limbah gas CO2 sebesar 1.074,46 kg/jam, limbah padat sebesar 1.420,56 kg/jam, dan limbah cair sebesar 11.683,77 kg/jam. Pembuatan etanol ini melalui 3 tahap yaitu tahap persiapan bahan baku dan biokatalis, fermentasi, serta pemurnian produk. Pada tahap persiapan bahan baku, molase dengan gula 50,23% diencerkan menjadi larutan gula 15% berat. Setelah itu molase dilewatkan filter untuk menghilangkan pengotor padat dan serat. Pada persiapan biokatalis, yeast Saccharomyces cereviseae terimobilisasi dengan menggunakan agar. Tahap fermentasi dilakukan dalam reaktor single bed yang berisi dengan tumpukan biokatalis dengan kondisi operasi temperatur 30-41,58˚C, tekanan 1 atm, dan pH 5. Reaksi yang terjadi di dalam reaktor adalah reaksi eksotermis dengan konversi sebesar 93%. Tahap pemurnian produk, larutan etanol yang terbentuk dimurnikan dengan menara distilasi untuk memperoleh larutan etanol 96%. Unit pendukung proses meliputi unit pengadaan air (proses, pendingin, umpan boiler, konsumsi umum & sanitasi) yang bersumber dari sungai Porong dengan kebutuhan sebesar 58.631,1208 kg/jam, unit pengadaan steam dengan kebutuhan 15.114,0258 kg/jam, unit pengadaan listrik sebesar 428,82 kW dari PLN dan generator, unit pengadaan bahan bakar IDO 1.067,37 L/jam, unit pengadaan udara tekan sebesar 45 m3/jam, unit pembuatan biokatalis untuk membuat yeast Saccharomyces cereviseae terimobilisasi dan unit pengolahan limbah. Limbah cair diolah secara aerob dan anaerob untuk dibuang ke sungai. Limbah padat diolah menjadi pupuk dan limbah gas dibuang ke udara bebas. Pabrik juga didukung dengan laboratorium yang berfungsi untuk mengontrol kualitas bahan baku (piknometer, kadar gula reduksi dan polarimeter), produk (alkoholmeter) dan proses produksi (alkoholmeter). Bentuk perusahaan yang dipilih adalah Perseroan Terbatas dengan struktur line and staff. Jumlah kebutuhan tenaga kerja sebanyak 106 orang. Tenaga kerja dibagi dalam dua kelompok yaitu kelompok karyawan shift dan karyawan non shift. Kelompok karyawan shift terdiri dari 4 shift dengan pekerja sebanyak 60 orang. Karyawan non shift sebanyak 46 orang. Alat pelindung kesehatan dan keselamatan (safety helmet, safety glasses, ear plug, masker, sarung tangan dan safety shoes) pekerja tersedia sebanyak 150 buah untuk masing-masing alat. Hasil analisis ekonomi didapatkan Rate of Return (ROI) sebesar 49,99 % sebelum pajak dan 37,49 % sesudah pajak. Pay Out Time (POT) didapatkan sebesar 1,72 tahun sebelum pajak dan 2,20 tahun sesudah pajak. Break Even Point (BEP) sebesar 41,13%, Shut Down Point (SDP) sebesar 29,35 %, dan Discounted Cash Flow (DCF) sebesar 25,53 %. Dari hasil analisa ekonomi dapat disimpulkan pabrik etanol layak didirikan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > T Technology (General)
    T Technology > TP Chemical technology
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > Teknik Kimia
    Depositing User: Sofi Wildan
    Date Deposited: 05 Dec 2016 12:30
    Last Modified: 05 Dec 2016 12:30
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/30817

    Actions (login required)

    View Item