KEGIATAN KREATIF DESAIN DI BIS PRODUCTION

KUSUMA WARDHANY, AJENG (2010) KEGIATAN KREATIF DESAIN DI BIS PRODUCTION. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (71Kb)

    Abstract

    Dewasa ini perkembangan teknologi informasi semakin pesat, Indonesia tentu saja tidak mau ketinggalan dengan negara lain, termasuk perkembangan informasinya. Dengan semakin besar banyaknya media komunikasi massa di Indonesia yang tidak terbatas baik meliputi media cetak maupun media elektronik. Informasi merupakan hal yang semakin cepat membuat semua media massa berlomba-lomba menyajikan informasi yang baru kepada mereka yang selalu haus akan informasi. Kita hidup karena iklan, itulah yang kita hadapi dalam kehidupan kita seharihari. Dimanapun kita berada pastilah kita menemukan iklan diberbagai media baik itu yang ditempel di dinding bangunan, pohon-pohon pelindung jalan, tiang perempatan alat transportasi, billboard yang dipasang di tengah maupun pinggir jalan raya dan sebagainya. Tidak dapat kita pungkiri bahwa informasi yang kita dapatkan berasal dari iklan. Di sini periklanan dirasakan sebagai kebutuhan yang dinilai sebagai penunjang keberhasilan dari suatu usaha marketing. Konsepsi-konsepsi modern telah menyadarkan para pelaku usaha periklanan sebagai salah satu aspek dari bauran promosi yang tidak dapat diabaikan, mengingat fungsi dan manfaat yang didapat. 21 Iklan menurut asal kata “Adverter“ yang secara sederhana artinya sebagai pesan yang menawarkan suatu produk yang ditujukan kepada masyarakat melalui media. Iklan merupakan salah satu bentuk komunikasi yang dalam penyampaiannya disampaikan secara lisan, seperti melalui media elektronik, media cetak dan media luar ruang. Media menjadi suatu sarana penting untuk tersampaikannya informasi dari suatu iklan. Hal ini sangat menguntungkan bagi mereka pembuat iklan karena telah diketahui banyak orang bahwa iklan seperti jantung media massa akan mengalami kemrosotan dalam nilai jual. Bahkan sekarang hampir semua perusahaan kecil maupun besar membutuhkan promosi atau beriklan untuk memperkenalkan dan meningkatkan penjualan produk meraka di masyarakat. Tanpa iklan, produk tidak dapat sampai pada konsumen. Sebuah perusahaan periklanan yang terdiri dari beberapa departemen, salah satunya adalah departemen kreatif. Departemen kreatif memiliki peran penting dalam sebuah keberhasilan kampanye periklanan. Hal tersebut dikarenakan segala sesuatu yang yang berhubungan dengan proses pembuatan iklan mulai dari konsep dasar yang di dapat dari brain storming sampai dengan layout iklan semuanya akan dikerjakan pada bagian kreatif. Bagian kreatif memungkinkan menjual ide atau gagasan yang paling sempurna yang mana klien tidak dapat menduga seperti itu. Pada bagian kreatif seorang kreator atau desainer harus benarbenar bisa membuat iklan yang menarik maupun mempengaruhi khalayak 22 untuk menggunakan produk tersebut. Pekerjaan kreatif ini merupakan proses penggambaran, penulisan dan perancangan dalam produksi sebuah iklan. Suatu pekerjaan kreatif yang tidak terkonsep dengan baik akan sangat sulit untuk menghasilkan karya iklan yang dapat diandalkan dan mampu membujuk konsumen untuk mencoba mengkonsumsi produk tersebut apalagi memberikan image khusus kepada khalayak. Bentuk iklan yang kreatif, sederhana, mudah dipahami konsumen, tepat sasaran dan menarik merupakan kunci utama dalam sebuah iklan yang sukses. Sebuah iklan yang berani tampil beda dari yang lain, maka iklan tersebut akan mudah diingat oleh konsumen. Untuk dapat mengembangkan sebuah ide dituntut kreativitas yang tinggi dalam membaca situasi dan diperlukan pengetahuan. Seorang kreatif harus mampu memunculkan ide atau gagasan yang komunikatif dan sesuai dengan unsur-unsur desain grafis yang ada. Desain iklan yang dihasilkan harus mampu mempengaruhi konsumennya dan dibuat semenarik mungkin sesuai dengan segmen pasar barang atau jasa yang dijual atau ditawarkan. Iklan yang dibuat juga tidak boleh melanggar kode-kode etik periklanan yang telah ditentukan, maka seorang desainer harus mengerti tentang kode etik periklanan. Jika desain iklan yang sudah disetujui oleh pemesan atau konsumen maka iklan siap dimuat pada media yang telah ditentukan. Diharapkan desain iklan yang dibuat mampu menembus persaingan pasar yang ketat. Sehingga mengharuskan setiap produsen untuk melihat dengan jeli untuk mempertahankan dan 23 menempatkan produknya pada posisi pertama. Untuk itulah suatu iklan dibutuhkan untuk promosi. Promosi merupakan bagian dari komunikasi, promosi pada saat ini berkembang sangat luas dan jenis maupun bentuknya beragam. Dalam promosi, satu syarat yang tidak boleh dilupakan yaitu harus mengandung unsur pesan (informasi membentuk persepsi konsumen). Promosi memiliki cabang-cabang atau ragam bentuk dalam bauran promosi salah satu bentuk cabangnya adalah iklan dan event organizer. Iklan dan event organizer mempunyai kesamaan yaitu penyampaian pesan suatu produk kepada konsumen. Akan tetapi, event organizer adalah berupa bentuk kegiatan sedangkan iklan hanya berupa bentuk media. Event organizer mengandung unsur iklan atau didalamnya terdapat iklan, sedangkan iklan tidak mengandung unsur event organizer atau di dalamnya tidak terdapat event. Pada pelaksanaan Kuliah Kerja Media (KKM) ini penulis merasa tertarik dan ingin mengetahui lebih dalam tentang proses kerja pada sebuah event organizer, yang salah satunya terdapat kegiatan iklan. Dimana mahasiswa terjun langsung dalam dunia kerja yang sesungguhnya. Dengan KKM, mahasiswa dapat lebih memahami lingkungan dan proses kerja secara mendetail dan nyata sesuai dengan bidangnya masing-masing.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > D3 - Komunikasi Terapan
    Depositing User: Isro'iyatul Mubarokah
    Date Deposited: 13 Jul 2013 16:47
    Last Modified: 13 Jul 2013 16:47
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/3081

    Actions (login required)

    View Item