Bentuk Morfologi Urban Fringe Selatan Kota Surakarta

Putri, mentari Adhika (2016) Bentuk Morfologi Urban Fringe Selatan Kota Surakarta. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (35Kb)

    Abstract

    Perkembangan kota berdampak pada peningkatan kebutuhan lahan. Tuntutan kebutuhan lahan tidak dapat diakomodir oleh ruang kota sehingga menimbulkan perembentan kawasan ke wilayah pinggiran (urban fringe). Perkembangan Kota Surakarta yang dipengaruhi perkembangan ekonomi mengakibatkan daya tarik tersendiri. Kepadatan Kota Surakarta yang mencapai 11.530 jiwa/km2 menuntut perkembangan kota ke wilayah pinggiran terutama pada selatan Kota Surakarta. Kondisi fisik dan jarak yang dekat dengan pusat Kota Surakarta menjadikan Kecamatan Baki, Grogol, dan Kartosuro (urban fringe selatan Kota Surakarta) berkembang. Perkembangan wilayah pinggiran (urban fringe) dibuktikan dengan perubahan penggunaann lahan dari tidak terbangun menjadi terbangun dan pembangunan fasilitas ekonomi di wilayah pinggiran (urban fringe) selatan Kota Surakarta. Akses jalan yang mudah menjadi pendorong perkembangan. Perkembangan urban fringe mengakibatkan kenampakan bentuk morfologi yang beragam pada masing-masing kawasan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bentuk morfologi kawasan permukiman urban fringe selatan Kota Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode diskriptif dengan dua tahapan: pertama, mengidentifikasi komponen pembentuk morfologi yang terdiri dari penggunaan lahan, pola jaringan jalan, dan pola bangunan. Kedua, menganalisis bentuk morfologi urban fringe selatan Kota Surakarta dengan mengintegrasikan hasil identifikasi komponen pembentuk morfologi.Tingkatan morfologi yang dibahas pada penelitian ini meliputi tingkat kawasan (mikro) dan keseluruhan kawasan (makro). Berdasarkan karakteristik penggunaan lahan, urban fringe selatan Kota Surakarta terbagi menjadi tiga kawasan yaitu kawasan permukiman, industri, dan perdagangan jasa. Hasil penelitian menunjukan pola penggunaan lahan perdagangan dan jasa yang memita, pola jaringan jalan spinal, kepadatan beragam, dan pola bangunan heterogen Jika ditinjau pada tiap kawasan (mikro) menunjukan bentuk morfologi gurita dan konsentris pada tiap kawasan urban fringe selatan Kota Surakarta dan secara keseluruhan (makro) menunjukan bentuk morfologi gurita. Bentuk morfologi yang ditinjau secara mikro merupakan bagian dari morfologi makro. Kata Kunci: Kota Surakarta, Urban Fringe, Morfologi, Bentuk Morfologi

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik > Perencanaan Wilayah dan Tata Kota
    Depositing User: Gun Gun Gunawan
    Date Deposited: 05 Dec 2016 10:49
    Last Modified: 05 Dec 2016 10:49
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/30776

    Actions (login required)

    View Item