PROSES MORFOFONEMIK KATA BERAFIKS DALAM RUBRIK "PERCIKAN" MAJALAH GADIS

ALEXANDRIA, RIBKA (2016) PROSES MORFOFONEMIK KATA BERAFIKS DALAM RUBRIK "PERCIKAN" MAJALAH GADIS. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (355Kb)

    Abstract

    Ribka Alexandria. C0212059. Proses Morfofonemik Afiksasi dalam Rubrik “Percikan” Majalah Gadis. Skripsi: Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret Surakarta. Permasalahan yang dibahas dalam penulisan ini, yaitu (1) bagaimana munculnya kata berafiks pada rubrik “Percikan” majalah Gadis? (2) bagaimana pola morfofonemik yang ditemukan dalam kata berafiks pada rubrik “Percikan” majalah Gadis? (3) bagaimanakah kaidah morfofonemiknya pada kata berafiks tersebut? Tujuan penulisan ini adalah (1) menemukan kata berafiks pada rubrik “Percikan” majalah Gadis, (2) mendekripsikan pola morfofonemik yang ditemukan dalam kata berafiks pada rubrik “Percikan” majalah Gadis, (3) mendeskripsikan kaidah-kaidah morfofonemik yang terdapat dalam rubrik tersebut. Jenis metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode kualitatif. Populasi penulisan ini mencakup semus proses morfofonemik yang dihasilkan dalam rubrik “Percikan” majalah Gadis tersebut. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penulisan ini adalah teknik pustaka. Teknik analisis yang digunakan adalah metode distribusional menganalisis sistem bahasa atau keseluruhan kaidah yang bersifat mengatur di dalam bahasa berdasarkan perilaku atau ciri-ciri khas keberadaan satuan-satuan lingul tertentu. Dari analisis ini dapat disimpulkan beberapa hal: (1) terdapat 344 kata berafiks yang muncul dalam rubrik “Percikan” majalah gadis. (3) Ditemukan 12 pola morfofonemik. Pola morfofonemik tersebut adalah 1) prefiks ber-, 2) prefiks di-, 3) prefiks ke-, 4) prefiks me(N)-, 5) prefiks pe(N)-, (6) prefiks se-, (7) prefiks ter-, (8) sufiks –an, (9) sufiks –kan, (10) sufiks –nya, (11) sufiks –i, (12) konfiks ke- + -an. (3) Terdapat 10 kaidah morfofonemik, yaitu sebagai berikut, proses pemunculan fonem, proses pengekalan fonem, proses pemunculan dan pengekalan fonem,proses pergeseran fonem, proses perubahan dan pergeseran fonem,proses pelesapan fonem, proses peluluhan fonem, proses pemunculan fonem secara historis, proses pemunculan fonem berdasarkan pola bahasa asing, dan proses variasi fonem bahasa sumber. Dalam data yang ditemukan pada rubrik “Percikan” majalah gadis, tidak ditemukan kata berafiks untuk kaidah nomor (5), (8), (9), dan (10). Menurut penulisan yang dilakukan, terdapat pula beberapa kata yang tidak sesuai seperti kata yang yang memiliki sufiks {-i} tetapi mendapat /penambahan fonem /n/. Kata-kata yang dimaksud adalah sebagai berikut: {dicuekin}, {benerin}, {maafin}, {ngomongin}. Ada pula kata yang memiliki sufiks {-an} tetapi memiliki penambahan fonem /s/, yaitu {barusan}. Berikut pula kata yang bukan merupakan bahasa Indonesia tetapi memiliki sufiks {-an}, yaitu {blak-blakan} dan {membackup}. Kata-kata tersebut di atas kata-kata yang memiliki penyimpangan dalam bahasa Indonesia juga dalam kaidah morfofonemiknya.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
    Divisions: Fakultas Sastra dan Seni Rupa
    Fakultas Sastra dan Seni Rupa > Sastra Indonesia
    Depositing User: Agista Zulfa Dini
    Date Deposited: 04 Dec 2016 17:51
    Last Modified: 04 Dec 2016 17:51
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/30632

    Actions (login required)

    View Item