KALIMAT INVERSI DALAM CERKAK BERBAHASA JAWA

Hidayatun, Sulis Noor (2009) KALIMAT INVERSI DALAM CERKAK BERBAHASA JAWA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (670Kb)

    Abstract

    Sulis Noor Hidayatun. C0105047. Kalimat Inversi dalam Cerkak Berbahasa Jawa. Skripsi : Jurusan Sastra Daerah Fakultas Sastra dan Seni Rupa Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian mengenai Kalimat Inversi dalam Cerkak Berbahasa Jawa merupakan penelitian deskriptif. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana struktur, fungsi dan kategori, serta peran semantis kalimat inversi dalam cerkak berbahasa Jawa. Tujuan yang akan dicapai yakni mendeskripsikan struktur kalimat inversi, fungsi dan kategori pengisi predikat, serta peran semantis kalimat inversi dalam cerkak berbahasa Jawa. Sumber data yang digunakan berasal dari informan, berupa cerkak yang diambil dari majalah Panjebar Semangat (edisi Agustus 2008­Maret 2009), Jaya Baya (edisi Agustus 2008­Maret 2009). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data tulis berupa kalimat inversi yang terdapat dalam sumber data. Dalam setiap cerkak, belum tentu terdapat kalimat inversi, sehingga dalam penelitian ini hanya digunakan 25 data yang terdapat pada 14 cerkak. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data tulis dengan metode simak. Analisis data menggunakan metode distribusional dan padan, teknik lanjutan dengan teknik balik dan teknik lesap. Metode distribusional digunakan untuk menganalisis struktur, fungsi dan kategori kalimat inversi dalam cerkak berbahasa Jawa. Dengan teknik dasar bagi unsur langsung (BUL) dan teknik lanjutan berupa teknik balik untuk menganalisis struktur kalimat, dan teknik lesap untuk menganalisis fungsi dan kategori pengisi predikat. Metode padan digunakan untuk menganalisis peran semantis kalimat inversi. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh tiga simpulan, yakni: (1) Struktur kalimat pada kalimat inversi dalam cerkak berbahasa Jawa terdiri atas struktur pasif, susunan kalimat balik (inversi), struktur predikat yang diisi dengan kata ana ’ada’ dan wonten ‘ada’, serta struktur kalimat perintah (imperatif). Struktur itu menempatkan P di depan S, karena P sebagai topikalisasi dalam kalimat inversi. (2) pada penelitian ini, kalimat inversi dalam cerkak berbahasa Jawa hanya ditemukan pola P­S, P­S­K, P­O­S, P­Pl­S, P­O­S­Pl, P­O­S­K. Struktur pola tersebut mementingkan P sebagai topikalisasi kalimat, sehingga P berada di depan S. Kategori pengisi fungsi dalam kalimat inversi, yang ditemukan pada penelitian ini berupa verba yang berupa monomorfemis dan polimorfemis, frasa verba dan frasa adjektiva. Verba yang berupa polimorfemis terdiri dari: bentuk polimorfemis N­D, N­D­ake, di­D, di­ D­i, D­en, D­na, D­um, dan D­ke/­ake. (3) Peran semantis yang ditemukan dalam kalimat inversi pada penelitian ini berupa: refleksif, aktif­agentif, aktif­objektif, pasif­agentif, pasif­benefaktif, pasif­ reseptif.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
    P Language and Literature > PK Indo-Iranian
    Divisions: Fakultas Sastra dan Seni Rupa > Sastra Daerah
    Depositing User: Devi Nurlita Sari
    Date Deposited: 13 Jul 2013 16:11
    Last Modified: 13 Jul 2013 16:11
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/3057

    Actions (login required)

    View Item