PRARANCANGAN PABRIK ETHYLENE OXIDE DARI ETHYLENE DENGAN PROSES OKSIDASI MENGGUNAKAN UDARA KAPASITAS 50.000 TON/TAHUN

AMRI, ARYAN FATHONI (2016) PRARANCANGAN PABRIK ETHYLENE OXIDE DARI ETHYLENE DENGAN PROSES OKSIDASI MENGGUNAKAN UDARA KAPASITAS 50.000 TON/TAHUN. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (158Kb)

    Abstract

    Aryan Fathoni Amri, M.Probokusumo, 2016, Prarancangan Pabrik Ethylene Oxide dari Ethylene dengan Proses Oksidasi Menggunakan Udara Kapasitas 50.000 ton/tahun, Program Studi Sarjana Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Pabrik ethylene oxide dirancang dengan kapasitas 50.000 ton/tahun. Bahan baku yang dibutuhkan adalah ethylene dengan kemurnian 99,95% sebanyak 55.466,52 ton/tahun, dengan kebutuhan spesifik ethylene 1,1 ton/ton produk yang diperoleh dari PT. Chandra Asri. Sedangkan untuk bahan baku udara sebanyak 240,922,71 ton/tahun dengan kebutuhan spesifik udara 4,82 ton/ton produk dengan persentase udara berlebih sebesar 20%. Perbandingan massa bahan baku ethylene : udara adalah 1 : 4,38. Pabrik direncanakan berdiri di Cilegon, Jawa Barat pada tahun 2018 dan mulai beroperasi pada tahun 2020. Proses pembuatan ethylene oxide dengan bahan baku ethylene dan udara merupakan reaksi oksidasi. Proses ini berlangsung pada fase gas dengan menggunakan katalis perak padat dan reaksi bersifat eksotermis. Reaksi oksidasi ethylene berlangsung pada permukaan katalis. Reaktor yang digunakan berupa reaktor fixed bed multitube dengan kondisi operasi, temperatur 250°C dan tekanan 17,1 bar dengan konversi sebesar 20%. Hasil reaksi yang keluar dari reaktor berupa campuran ethylene, ethylene oxide, O2, N2, CO2 dan H2O, kemudian dimasukkan ke absorber untuk menyerap ethylene oxide dengan air proses sebagai penyerap. Gas yang tidak terserap berupa ethylene, O2, N2 dan CO2 dikembalikan ke reaktor. Ethylene oxide dan air keluaran absorber kemudian dipisahkan di menara distilasi untuk mendapatkan produk ethylene oxide dengan kemurnian 99,7%. Unit pendukung proses pabrik meliputi unit pengadaan air sebesar 0,03 m3/kg produk, unit pengadaan steam sebanyak 5,83 kg/kg produk, unit pengadaan listrik sebesar 0,21 kWh/kg produk, unit pengadaan udara tekan (P= 4 bar, T= 308,15 K) sebanyak 0,02 m3/kg produk, unit pengadaan bahan bakar IDO sebanyak 0,05 L/kg produk, dan unit pengadaan gas purge sebanyak 0,51 kg/kg produk. Pabrik juga dilengkapi laboratorium untuk menjaga mutu dan kualitas produk agar sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan. Bentuk perusahaan yang dipilih adalah Perseroan Terbatas (PT), dengan struktur Organisasi line and staff. Pabrik memiliki karyawan berjumlah 194 dengan sistem kerja berdasarkan pembagian jam kerja yang terdiri dari karyawan shift dan non-shift. Harga jual ethylene oxide adalah Rp 31.471,-/kg produk dan harga bahan baku ethylene adalah Rp 14.687,-/kg bahan baku. Hasil analisis ekonomi xiii diperoleh ROI (Return on Investment) sebelum dan sesudah pajak sebesar 46,38% dan 34,79%, POT (Pay Out Time) sebelum dan seudah pajak selama 1,77 tahun dan 2,23 tahun, BEP (Break Even Point) 41,92% dan SDP 25,64%. Sedangkan DCF (Discounted cash Flow) sebesar 27,16%. Jadi dari segi ekonomi pabrik tersebut layak untuk didirikan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > T Technology (General)
    T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering
    T Technology > TP Chemical technology
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > D3 - Teknik Kimia
    Depositing User: Agista Zulfa Dini
    Date Deposited: 04 Dec 2016 09:09
    Last Modified: 04 Dec 2016 09:09
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/30561

    Actions (login required)

    View Item