Analisis Pemasaran Biji Jambu Mete Di Kabupaten Alor

MAU, NAEMA K.H.GORANG (2016) Analisis Pemasaran Biji Jambu Mete Di Kabupaten Alor. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (158Kb)

    Abstract

    RINGKASAN Naema K.H. Gorang Mau, 2016. Analisis Pemasaran Biji Jambu Mete Di Kabupaten Alor. Thesis :Program Pasca Sarjana Universitas Surakarta Sebelas Maret. Dibawah bimbingan Prof. Dr. Ir. Suprapti Supardi, MP, dan Dr. Ir. Mohamad Harisudin, M, Si Latar belakang dilakukannya penelitian ini adalah adanya sistim pemasaran biji jambu mete di Kabupaten Alor yang belum terlihat berjalan seperti yang diharapkan oleh para pelaku pasar yang dimulai dari petani sebagai produsen hingga ke konsumen. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Alor dengan tujuan: mengetahui saluran pemasaran biji jambu mete dan mengetahui besarnya margin pemasaran biji jambu mete dan share (bagian)yang seharusnya diterima oleh petani biji jambu mete di Kabupaten Alor. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data Primer diperoleh dari survei langsung ke lapangan/lokasi penelitian dan wawancara responden petani dan menggunakan kuesioner. Data Sekunder yaitu data yang diperoleh dari instansi atau lembaga yang terkait serta pustaka yang ada hubungannya dengan penelitian ini. Alat analisis yang digunakan adalah, Saluran Pemasaran, Margin pemasaran dan farmer share. Penelitian ini menggunakan metode survei. Dengan responden sebanyak 75 Petani yang dipilih secara porposional sampling dari sepuluh desa secara purposive. Saluran pemasaran dijelaskan secara deskriptif dan margin pemasaran, distribusi pemasaran dan bagian petani dianalisis dengan margin pemasaran dan farmer share. Hasil penelitian menunjukan Terdapat 3 (tiga) jenis saluran pemasaran biji jambu mete di Kabupaten Alor yaitu : (a) Saluran Pemasaran I : Petani – Pedagang Pengumpul Desa – Pedagang Kabupaten, (b) Saluran Pemasaran II : Petani – Pedagang pengumpul Kecamatan – Pedagang Kabupaten dan (c) saluran pemasaran III : Petani – Pedagang Kabupaten. Dengan margin pemasaran untuk saluran pemasaran I sebesar Rp. 9,160,-/kg pada saluran pemasaran II sebesar Rp. 7,580,65/kg dan pada saluran pemasaran III sebesar Rp. 4,789.47/kg. Distribusi margin pemasaran untuk setiap lembaga pemasaran untuk saluran pemasaran I, margin yang diterima pedagang pengumpul desa sebesar 42.79 % dan pedagang Kabupaten memperoleh margin sebesar 57.21 %, sedangkan pada saluran pemasaran II, margin yang diperoleh pedagang Kecamatan adalah sebesar 45.96 % dan pedagang kabupaten sebesar 54.04 % dan pada saluran III margin yang diterima oleh pedagang Kabupaten sebesar 100 %. Sedangkan bagian harga (share) yang diterima oleh petani jambu mete di Kabupaten Alor sebesar 54.2% untuk pola saluran pemasaran I, dan 61.1% untuk pola saluran pemasaran II sedangkan 76,05% untuk pola saluran pemasaran III.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: S Agriculture > SB Plant culture
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Agribisnis - S2
    Depositing User: Yanny Wulandari
    Date Deposited: 03 Dec 2016 21:26
    Last Modified: 03 Dec 2016 21:26
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/30503

    Actions (login required)

    View Item