PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLE NON EXAMPLE TERHADAP HASIL BELAJAR DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS X PADA KONSEP LISTRIK DINAMIS

SETIARTI, KUSNIA (2016) PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLE NON EXAMPLE TERHADAP HASIL BELAJAR DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS X PADA KONSEP LISTRIK DINAMIS. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (6Mb)

    Abstract

    ABSTRAK Kusnia Setiarti. Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Example non Example Terhadap Hasil Belajar Ditinjau Dari Motivasi Belajar Siswa Kelas X Pada Konsep Listrik Dinamis. Juli. 2016 Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya: (1) Perbedaan pengaruh antara penggunaan model pembelajaran Example non Example dan pembelajaran konvensional terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa pada pokok materi Listrik Dinamis. (2) Perbedaan pengaruh antara motivasi belajar siswa kategori tinggi dan rendah terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa pada pokok materi Listrik Dinamis. (3) Interaksi antara pengaruh penggunaan model pembelajaran dan motivasi belajar siswa terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa pada pokok materi Listrik Dinamis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen desain faktorial 2 x 2 dengan isi atau frekuensi sel tidak sama. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA N 1 Ngemplak dengan sampel 66 siswa. Teknik pengambilan sampel dengan teknik Cluster Random Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, angket dan tes, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis variasi dua jalur. Analisis data menunjukkan FA = 1,0176 < F0.05; 1.62 = 3,99. Hal ini menunjukkan bahwa H0A diterima atau H1A ditolak, berarti tidak ada perbedaan pengaruh antara penggunaan model Pembelajaran Example non example dan pembelajaran konvensional terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa SMA kelas X pada pokok bahasan Listrik Dinamis. Pada hipotesis kedua diperoleh FB = 0,1519 < F0.05; 1.62 = 3,99. Hal ini menunjukkan bahwa H0B diterima atau H1B, ditolak, berarti tidak ada perbedaan pengaruh antara motivasi belajar siswa kategori tinggi dan rendah terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa SMA kelas X pada pokok bahasan Listrik Dinamis. Untuk hipotesis ketiga diperoleh FAB = 0,4435 < F0.05; 1.62 = 3,99. Hal ini menunjukkan bahwa H0AB diterima atau H1AB ditolak, berarti tidak ada interaksi antara pengaruh penggunaan model pembelajaran dan motivasi belajar siswa terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa pada pokok bahasan Listrik Dinamis. Kata Kunci : Example non Example, Motivasi Belajar, Hasil Belajar, Listrik Dinamis

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > QC Physics
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Fisika
    Depositing User: Rina Dwi Setianingrum
    Date Deposited: 03 Dec 2016 19:31
    Last Modified: 03 Dec 2016 19:31
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/30459

    Actions (login required)

    View Item