ANALISIS PENDAPATAN USAHA PETERNAKAN AYAM PETELUR DI KECAMATAN JUMANTONO KABUPATEN KARANGANYAR

K P, Saddam Habbib (2016) ANALISIS PENDAPATAN USAHA PETERNAKAN AYAM PETELUR DI KECAMATAN JUMANTONO KABUPATEN KARANGANYAR. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (363Kb)

    Abstract

    ANALISIS PENDAPATAN USAHA PETERNAKAN AYAM PETELUR DI KECAMATAN JUMANTONO KABUPATEN KARANGAYAR Saddam Habbib Karsono Putra1, Ayu Intan Sari, S.Pt, M.Sc.2, Sutrisno Hadi Purnomo, S.Pt, M.Si, Ph.D. 3 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan usaha peternakan ayam petelur dan pengaruh variabel biaya faktor-faktor produksi (bibit, pakan, obat/vaksin, dan tenaga kerja) terhadap pendapatan. Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 1 sampai 31 Juli 2016. Penentuan lokasi dilakukan secara purposive (sengaja), yaitu di Desa Kebak, Desa Sukosari, dan Desa Ngunut Kecamatan Jumantono. Penentuan sampel secara purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 35 orang. Metode yang digunakan adalah survei, yang terdiri dari tahap prasurvei dan survei. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data dianalisis dengan menghitung biaya penerimaan dan pendapatan, regresi linier berganda fungsi Cobb-Douglas, uji asumsi klasik dan uji statistik. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pendapatan pada skala usaha 1.714 ekor senilai Rp 72.000.258,82 yang diperoleh selama satu tahun. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,665 artinya variabel bibit (X1), pakan (X2), obat/vaksin (X3), dan tenaga kerja (X4) memiliki pengaruh sebesar 66,5% terhadap pendapatan ayam petelur, sedangkan sisanya sebesar 33,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dimasukkan pada model ini. Uji F menghasilkan nilai Fhitung (14,919) > Ftabel (2,40), artinya variabel bebas (bibit, pakan, obat/vaksin,dan tenaga kerja) secara simultan mempengaruhi variabel terikat (pendapatan). Uji t menunjukkan nilai thitung pada variabel bibit dan pakan lebih besar dari nilai ttabel, yaitu 2,190, sehingga berpengaruh signifikan, sedangkan obat/vaksin dan tenaga kerja tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Uji multikolineritas menunjukkan bahwa nilai tolerance dari semua variabel independen lebih dari 0,1 dan Nilai variance inflation factor kurang dari 10 sehingga model regresi tidak terjadi masalah multikolinearitas. Grafik scatterplot diketahui bahwa titik-titik menyebar secara acak, artinya tidak terjadi heteroskedastisitas dalam model regresi. kata kunci : Pendapatan, Usaha ayam petelur, Fungsi produksi Cobb-Douglas

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    S Agriculture > SF Animal culture
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Fakultas Pertanian > Peternakan
    Depositing User: Pratama Wisnu
    Date Deposited: 02 Dec 2016 21:02
    Last Modified: 02 Dec 2016 21:02
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/30427

    Actions (login required)

    View Item