ANALISIS TATA RUANG KANTOR DALAM MENCAPAI EFISIENSI KERJA PEGAWAI (Studi Kasus di Kantor UPTD DIKPORA Kecamatan Banjarsari Surakarta)

P P, CHRISTIANI (2016) ANALISIS TATA RUANG KANTOR DALAM MENCAPAI EFISIENSI KERJA PEGAWAI (Studi Kasus di Kantor UPTD DIKPORA Kecamatan Banjarsari Surakarta). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (757Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Christiani Pratika Pingkan. K7412043. Analisis Tata Ruang Kantor dalam Mencapai Efisiensi Kerja Pegawai (Studi Kasus di Kantor UPTD DIKPORA Kecamatan Banjarsari Surakarta). Skripsi, Surakarta :Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juli 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) tata ruang kantor UPTD DIKPORA Kecamatan Banjarsari Surakarta dalam mencapai efisiensi kerja pegawai, (2) hambatan - hambatan yang dihadapi dalam penataan ruang kantor UPTD DIKPORA Kecamatan Banjarsari Surakarta, (3) usaha - usaha yang dilakukan kantor UPTD DIKPORA Kecamatan Banjarsari Surakarta dalam mengatasi hambatan-hambatan tersebut. Sesuai dengan masalah dan tujuan penelitian maka jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber datanya adalah informan, tempat dan peristiwa, serta dokumen. Teknik pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling dan teknik bola salju (Snowball Sampling). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan analisis dokumen. Untuk uji validitas data menggunakan trianggulasi data dan trianggulasi metode. Sedangkan teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Berdasarkan hasil penilitian dapat disimpulkan bahwa: (1) kantor UPTD DIKPORA Kecamatan Banjarsari Surakarta belum dapat menerapkan asas-asas tata ruang kantor yaitu asas jarak terpendek, asas penggunaan segenap ruangan, dan asas rangkaian kerja. Karena kantor ini hanya menempati gedung yang sudah tersedia sehingga luas ruangan tidak sesuai dengan kebutuhan pekerjaan. Keterbatasan ruangan membuat penataan ruang kantor menjadi tidak maksimal. Jarak peralatan dan perabotan terlalu berdekatan sehingga mengganggu aktivitas pekerjaan. Beberapa dokumen hanya tertumpuk di meja, lantai, dan di atas lemari karena ruangan tidak cukup lagi menampung tambahan lemari arsip untuk menyimpan dokumen-dokumen tersebut. (2) hambatan utama dalam penataan ruang kantor adalah luas ruangan. Hambatan tersebut juga berdampak pada ketidaktersediaan penyekat antar meja pegawai sehingga mengakibatkan kurangnya privasi pegawai dalam melakukan aktivitas pekerjaan. (3) usaha-usaha yang dilakukan kantor UPTD DIKPORA Kecamatan Banjarsari Surakarta dalam mengatasi hambatan-hambatan adalah dengan mengusulkan ke DIKPORA Kota Surakarta untuk melakukan renovasi gedung dan usulan tersebut akan dilaksanakan tahun depan. Usaha lain dari pegawai seperti mencari akal agar dapat melaksanakan pekerjaan dengan senyaman mungkin, mengurangi volume suara saat berbicara mengenai permasalahan yang dianggap privasi, dan tidak meletakkan dokumen penting diatas meja. Kata kunci :Tata RuangKantor, Efisiensi Kerja. ABSTRACT Christiani Pratika Pingkan. K7412043. ANALYSIS OF OFFICE LAYOUT IN ACHIEVING WORK EFFICIENCY OF EMPLOYESS (Case Study in The UPTD DIKPORA District Banjarsari Surakarta). A Thesis, Surakarta: Teacher Training and Education Faculty. Sebelas Maret University. July 2016. This research aims to know: (1) the layout of UPTD DIKPORA District Banjarsari Surakarta office in achieving work efficiency of employees, (2) barriers faced in the arrangement of layout UPTD DIKPORA District Banjarsari Surakarta office, (3) efforts which is conducted UPTD DIKPORA District Banjarsari Surakarta office in overcoming these barriers. In accordance with the problem and research objectives, the types of research is a qualitative and case study approach. The data source is an informant, places and events, as well as documents. The sampling technique used is purposive sampling and snowball sampling. Data collecting techniques used is interview, observation and document analysis. For the data validity test using data triangulation and methodological triangulation. Data analysis technique used is interactive analysis. Based on the result of the research, it can be concluded that: UPTD DIKPORA District Banjarsari Surakarta office not been able to apply the principles of office layout, that is the shortest distance principle,use entire room principle, and the series of work principle. Because of this office only occupies the building that has been provided so that the area of the room does not match the needs of the job. Limitations of space make the arrangement of office space to be not optimal. Distance appliances and furniture too close, disrupting work. Some documents just piled on the table, the floor, and on top of the wardrobe because the room is no longer enough to accommodate additional filing cabinets to store documents. (2) The main obstacle in the arrangement of office space is the area of the room. The barriers also have an impact on the unavailability of insulator between the desk clerks resulting lack of privacy of employees in performing work activities. (3) the efforts which is conducted UPTD DIKPORA District Banjarsari Surakarta office in overcoming obstacles is propose to DIKPORA Surakarta for the renovation of buildings and the proposal will be implemented next year. Another effort from employees like to find a way to be able to perform the job as comfortable as possible, reducing the volume when talking about issues that are considered privacy, and do not put important documents on the table. Keywords: Office layout, Work Efficiency.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Ekonomi
    Depositing User: Rina Dwi Setianingrum
    Date Deposited: 02 Dec 2016 20:03
    Last Modified: 02 Dec 2016 20:03
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/30406

    Actions (login required)

    View Item