Bias Gender dalam Pendidikan

YUNIATI, INTAN SARI (2016) Bias Gender dalam Pendidikan. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1320Kb)

    Abstract

    ntan Sari Yuniati. K8412035. BIAS GENDER DALAM PENDIDIKAN (Studi Fenomenologi di SMA Negeri 2 Boyolali). Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juni 2016. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengungkapkan faktor yang mempengaruhi adanya perbedaan prestasi antara siswa perempuan dan laki-laki; 2) Mengetahui kontribusi pembagian peran laki-laki dan perempuan dalam aktivitas sehari-hari terhadap perbedaan prestasi belajar; dan 3) Mengetahui asal sosialisasi bias gender diperoleh siswa. Peneliti menggunakan jenis deskriptif kualitatif dengan pendekatan penelitian studi fenomenologi. sumber primer dan sekunder. Sumber data primer didapatkan melalui observasi (pengamatan) dan interview (wawancara) langsung kepada informan yaitu siswa yang memiliki peringkat tiga besar di kelas, yang diantaranya terdapat siswa laki-laki. Sedangkan sumber data sekunder berupa dokumen-dokumen yang berkaitan dengan penelitian, yaitu modul yang digunakan oleh siswa. Subyek penelitian diambil menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Teknik uji validitas data dilakukan dengan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian adalah sebagai berikut ini. Pertama, adanya perbedaan prestasi belajar ini dipengaruhi oleh dua faktor. Dilihat dari intensitas belajarnya, siswa perempuan lebih banyak menggunakan waktunya untuk belajar, sedangkan laki-laki memperoleh prestasi dengan keaktifan di kelas. Keaktifan murid laki-laki didorong oleh banyaknya peran publik yang dilakukan. Kedua, siswa perempuan lebih dominan berperan pada ruang domestik seperti menyapu lantai, mengepel lantai, mencuci baju, menyeterika baju, mengurus adik, serta menjaga toko. Sedangkan siswa laki-laki cenderung berperan di ruang publik seperti futsal, band, dan bermain playstation. Ketiga, pihak-pihak yang mensosialisasikan bias gender bagi siswa-siswi SMAN 2 Boyolali diantaranya keluarga dan sekolah. Kesimpulan pada penelitian ini adalah perbedaan prestasi belajar siswa diakibatkan adanya bias gender di dalamnya. Hal ini dikarenakan adanya implikasi dari perbedaan “nature” dan “culture” menjadikan aktivitas manusia terbagi menjadi dua bidang yaitu sektor domestik yang diidentifikasikan untuk perempuan, dan sektor publik bagi laki-laki. Sektor domestik yang membelenggu perempuan agar tetap dirumah, serta ideologi masyarakat bahwa perempuan adalah sosok yang rajin dan tekun mendorong perempuan lebih giat belajar. Sedangkan laki-laki memperoleh prestasi dengan keaktifan di kelas. Laki-laki mampu lebih aktif di kelas karena didorong oleh aktivitas publik yang mereka lakukan. Aktivitas publik tersebut membantu laki-laki agar tidak canggung dan malu untuk mengemukakan pendapat di depan umum. Kata Kunci: sosialisasi gender, pendidikan, prestasi belajar

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
    L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sosiologi Antropologi
    Depositing User: Tities Amrihtasari
    Date Deposited: 02 Dec 2016 19:43
    Last Modified: 02 Dec 2016 19:43
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/30397

    Actions (login required)

    View Item