PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA MELALUI PENERAPAN METODE PASANGAN TERSTRUKTUR PADA SISWA KELAS VII E SMP NEGERI 2 KARANGJATI TAHUN AJARAN 2009/2010

DHENNIS IRIANTO, SHINTA (2010) PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA MELALUI PENERAPAN METODE PASANGAN TERSTRUKTUR PADA SISWA KELAS VII E SMP NEGERI 2 KARANGJATI TAHUN AJARAN 2009/2010. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1107Kb)

    Abstract

    Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan: (1) kualitas proses pembelajaran berbicara, yaitu keaktifan, keberanian, dan kerjasama siswa dalam mengikuti pembelajaran keterampilan berbicara; (2) kualitas hasil pembelajaran keterampilan berbicara yang meliputi intonasi, pilihan kata, kelancaran, dan pemahaman. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan di SMP Negeri 2 Karangjati dengan subjek siswa kelas VII E yang berjumlah 32 siswa. Adapun yang menjadi objek penelitian adalah pembelajaran berbicara yang termasuk dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Proses penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus yang masing-masing siklus meliputi empat tahap, yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi, serta tahap analisi dan refleksi. Tahap perencanaan tindakan meliputi: (1) membuat skenario pembelajaran, (2) mempersiapkan sarana pembelajaran, (3) mempersiapkan instrumen penilaian, dan (4) mengajukan solusi alternatif berupa penerapan metode pasangan terstruktur dalam pembelajaran berbicara. Pada tahap pelaksanaan peneliti mengadakan pengamatan terhadap tindakan yang telah dilakukan dapat mengatasi masalah yang ada. Selain itu, pengamatan dilakukan untuk mengumpulkan data yang nantinya diolah untuk menentukan tindakan yang akan dilakukan selanjutnya. Tahap observasi dilakukan peneliti dengan mengamati dan menginterpretasikan penerapan metode pasangan terstruktur dalam pembelajaran keterampilan berbicara serta mengolah data untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran berbicara siswa dengan metode pasangan terstruktur tersebut, juga untuk mengetahui kelemahan yang mungkin muncul. Tahap analisis dan refleksi dilakukan peneliti dengan menganalisis atau mengolah data hasil observasi dan interpretasi sehingga diperoleh kesimpulan bagian yang perlu diperbaiki dan bagian mana yang sudah mencapai tujuan penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan terdapat peningkatan kualitas pembelajaran keterampilan berbicara, yang meliputi: (1) peningkatan kualitas proses pembelajaran keterampilan berbicara tersebut ditandai dengan meningkatnya: (a) jumlah siswa yang aktif dalam mengikuti pembelajaran berbicara, (b) jumlah siswa yang berani berbicara di depan kelas, dan (c) jumlah siswa yang melakukan kerjasama dengan pasangannya, (2) Peningkatan kualitas hasil pembelajaran ditandai dengan meningkatnya jumlah siswa yang mencapai batas ketuntasan dalam keterampilan berbicara, yaitu: (a) pada siklus I sebanyak 56, 25% atau 18 siswa, (b) pada siklus II sebanyak 71,87% atau 23 siswa, dan (c) pada siklus III sebanyak 87,50% atau 28 siswa.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah
    Depositing User: Users 830 not found.
    Date Deposited: 13 Jul 2013 15:13
    Last Modified: 13 Jul 2013 15:13
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/3033

    Actions (login required)

    View Item