Prioritas Penanganan Jalan Luar Kota Kabupaten Pacitan

FIRDAUSY, SABILA (2016) Prioritas Penanganan Jalan Luar Kota Kabupaten Pacitan. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (94Kb)

    Abstract

    ABSTRACT Sabila Firdausy, 2016. Handling Priority of Rural Road in Kabupaten Pacitan. Thesis. Civil Engineering Departement of Engineering Faculty of Sebelas Maret University Surakarta. The condition of the damaged rural road in Pacitan become a problem that must be resolved quickly. However, improvements to the roads damaged only a small part realized in the budget because of the limited budget of the APBD and the determination of priority that have been done so far and still dominated by the wisdom of the decision makers in setting policy. Hence the need for a method of determining the road maintenance priority according to society needs in order to be used for determining the road maintenance in Pacitan based hierarchy method obtained so as to determine the priority ratings for rural road maintenance in Pacitan based on obtained hierarchical model. This study was analyzed using AHP underlying the four criteria that are the road conditions, traffic volume, cost, and duration. Primary data were obtained from questionnaires distributed to nine respondents from authorities Pacitan. Secondary data were obtained from road conditions and technical data obtained from Bina Marga Pacitan. The results of this study indicate that the highest priority for criteria is road conditions criteia who got 0.5621, the volume of traffic (0.2347), cost (0.1241). duration (0.0708). Maintenance of rural road priority based hierarchical model obtained are sorted in the order Gemahajo-Watupatok, Ngadirejan-Tamanasri, and the last Donorojo-Batas Jawa Tengah. Keywords: roads maintenance priority, road conditions, traffic volume, average daily traffic volume, cost, duration, AHP method ABSTRAK Sabila Firdausy, 2016. Prioritas Penanganan Jalan Luar Kota Kabupaten Pacitan. Skripsi, Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas maret, Surakarta. Kondisi ruas-ruas jalan luar kota di Kabupaten Pacitan yang mengalami kerusakan menjadi persoalan yang harus diselesaikan dengan cepat. Namun perbaikan pada ruas jalan yang rusak hanya sebagian kecil yang direalisasikan dalam APBD karena terbatasnya anggaran APBD dan penentuan skala prioritas yang telah dilakukan selama ini masih didominasi kebijaksanaan pengambil keputusan dalam menetapkan kebijakan. Oleh karena itu perlu adanya metode penentuan prioritas penanganan jalan sesuai kebutuhan masyarakat agar dapat digunakan untuk menentukan penanganan jalan di Kabupaten Pacitan berdasarkan metede hierarki yang diperoleh sehingga dapat mengetahui penilaian prioritas penanganan jalan luar kota Kabupaten Pacitan berdasarkan model hierarki yang diperoleh. Penelitian ini dianalisa menggunakan metode AHP yang mendasari pada 4 kriteria terpilih yaitu kondisi jalan, volumelalu lintas, biaya, dan waktu. Data primer diperoleh dari kuesioner yang dibagikan kepada 9 responden yang berasal dari pihak berwenang Kabupaten Pacitan. Data sekunder diperoleh dari kondisi ruas jalan dan data-data teknis yang diperoleh dari Bina Marga kabupaten Pacitan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kriteria kondisi jalan memperoleh bobot tertinggi yaitu sebesar 0,5621, volume lalu lintas (0,2347) , biaya (0,1241). waktu (0,0708). Proritas penanganan jalan berdasarkan model hierarki yang diperoleh diurutkan dengan urutan Gemahajo-Watupatok, Ngadirejan-Tamanasri, dan terakhir Donorojo-Batas Jawa Tengah. Kata kunci : prioritas penanganan jalan, kondisi jalan, volume lalu lintas, biaya, waktu, metode AHP

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: Yanny Wulandari
    Date Deposited: 02 Dec 2016 08:43
    Last Modified: 02 Dec 2016 08:43
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/30198

    Actions (login required)

    View Item