PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PAIR CHECKS DENGAN TEKNIK REWARD AND PUNISHMENT SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VII C SMP ISLAM DIPONEGORO TAHUN AJARAN 2015/2016

INDRIYANI, DENI (2016) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PAIR CHECKS DENGAN TEKNIK REWARD AND PUNISHMENT SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VII C SMP ISLAM DIPONEGORO TAHUN AJARAN 2015/2016. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (803Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Deni Indriyani. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PAIR CHECKS DENGAN TEKNIK REWARD AND PUNISHMENT SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VII C SMP ISLAM DIPONEGORO TAHUN AJARAN 2015/2016. Skripsi,Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta.Juli 2016. Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe pair checks dengan teknik reward and punishment yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VII C SMP Islam Diponegoro. Kedua, mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa setelah menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe pair checks dengan teknik reward and punishment. Ketiga, untuk mengetahui dampak positifnya terhadap ketuntasan belajar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus.Subjek penelitian adalah siswa kelas VII C SMP Islam Diponegoro yang berjumlah 24 siswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode observasi, metode tes, dan metode dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik triangulasi peneliti. Teknik analisis data menggunakan analisis data keterlaksanaan pembelajaran, data motivasi belajar, dan data ketuntasan belajar. Indikator keberhasilan pada penelitian ini adalah setidaknya 70% siswa memiliki motivasi belajar berada dalam kategori tinggi dan berdampak positif jika 70% siswa dikatakan tuntas dengan perolehan nilai lebih dari atau sama dengan nilai KKM yaitu 73. Prosedur penelitian memiliki empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian adalah sebagai berikut ini. Pertama, langkah pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe pair checks dengan teknik reward and punishment yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa adalah 1) Kegiatan awal, yaitu a) Guru mengucapkan salam, mengecek kehadiran dan mengkondisikan kesiapan siswa. b) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, apersepsi dan motivasi. 2) Kegiatan inti, yaitu a) Guru mengajukan pertanyaan terkait contoh dalam kehidupan sehari-hari yang berhubungan dengan materi. b) Guru membagi siswa dalam kelompok secara heterogen dengan setiap kelompok terdiri dari 4 orang siswa dan membagi lagi kelompok tersebut menjadi berpasang-pasangan dan setiap pasangan dalam satu kelompok dibebani masing-masing satu peran yang berbeda yaitu pelatih dan partner. c) Guru membagikan LKS kepada partner. d) Pair, meliputi: (1) Partner mengerjakan soal 1 di LKS dan pelatih bertugas mengecek jawabannya. (2) Selanjutnya pelatih dan partner saling bertukar peran, lalu mengerjakan soal 2 di LKS. (3) Hal ini berulang untuk mengerjakan soal selanjutnya, setiap partner yang menjawab satu soal benar berhak mendapatkan reward. e) Checks yaitu pasangan mengecek hasil pekerjaan mereka dengan pasangan lain yang satu kelompok dengan mereka hingga didapat kesepakatan jawaban yang tepat. f) Guru membimbing dan mengarahkan atas jawaban dari beberapa soal serta memberikan punishment. g) Guru meminta beberapa kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi dan meminta siswa lainuntuk memberikan tanggapan. h) Guru bersama siswa memberikan reward kepada kelompok yang telahpresentasi.3) Kegiatan penutup,yaitu a) Siswa dan guru melakukan refleksi dan membuat simpulan dari materi yang telah dipelajari. b) Guru memberikan latihan soal. c) Guru memberikan rewardkepada kelompok yang mendapatkan cap terbanyak dan kepada kelompok terbaik. Kedua, motivasi belajar siswamengalami peningkatan, dengan presentase sebesar 13,04% pada prasiklus, meningkat menjadi 45,83% pada siklus I dan meningkat menjadi 75% pada siklus II. Ketiga,berdampak positif terhadap ketuntasan belajar siswa, presentase siswa yang tuntas di siklus I sebesar 54,17% meningkat menjadi 70,83% di siklus II. Kata kunci: pair checks, reward and punishment, motivasi belajar, ketuntasan belajar

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Matematika
    Depositing User: Mujahidah Showafah
    Date Deposited: 01 Dec 2016 21:21
    Last Modified: 01 Dec 2016 21:21
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/30127

    Actions (login required)

    View Item