Analisis Stabilitas Lereng Dengan Terasering Dan Perkuatan Bronjong Di Desa Sendangmulyo, Tirtomoyo, Wonogiri

SAPUTRO, CAHYO DWI (2016) Analisis Stabilitas Lereng Dengan Terasering Dan Perkuatan Bronjong Di Desa Sendangmulyo, Tirtomoyo, Wonogiri. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (167Kb)

    Abstract

    Cahyo Dwi Saputro, 2016, Analisis Stabilitas Lereng Dengan Terasering Dan Perkuatan Bronjong Di Desa Sendangmulyo, Tirtomoyo, Wonogiri, Skripsi, Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Indonesia mempunyai iklim tropis sehingga mempunyai curah hujan yang tinggi, keadaan ini dapat dapat memberikan dampak yang membahayakan pada suatu tempat. Bahaya yang terjadi adalah bahaya longsor yang dapat terjadi daerah lereng atau daerah perbukitan yang tidak mempunyai perkuatan yang memadai. Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri merupakan salah satu daerah yang pernah terjadi longsor dan banjir pada tanggal 25 dan 26 Desember 2007 akibat musim hujan di penghujung tahun tersebut. Melihat besarnya dampak yang terjadi akibat pengaruh hujan dan pemanfaatan lahan terhadap kelongsoran, maka penelitian ini sangat penting untuk dilakukan guna untuk keperluan perbaikan lereng, dalam penelitian ini lereng didesain agar mencapai safety factor yang aman. Perbaikan lereng yang digunakan adalah perbaikan lereng dengan terasering dan perkuatan bronjong. Stabilitas lereng dianalisis dengan menggunakan metode Bishop. Program yang digunakan dalam penelitian ini adalah Slope W. Data-data yang dibutuhkan dalam penggunaan program ini adalah parameter tanah, jenis material yang digunakan, dan lain-lain. Stabilitas lereng akan dianalisis dalam 2 kondisi yang berbeda yaitu pada kondisi sebelum dan setelah hujan. Setiap kondisi yang dianalisis menggunakan veriabel yang berbeda antara lain sudut kemiringan lereng, terasering dan dimensi bronjong yang berbeda. Hasil dari analisis dengan Program Slope W ini merupakan solusi kondisi tanah berpasir adalah kemiringan dan terasering lereng, hal ini dibuktikan bahwa nilai safety factor aman pada kondisi sebelum dan setelah hujan yang didapat pada kemiringan lereng () 30˚ dengan terasering dan diperkuat dengan bronjong. Kata kunci : stabilitas lereng, bronjong, safety factor

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: Mujahidah Showafah
    Date Deposited: 01 Dec 2016 21:12
    Last Modified: 01 Dec 2016 21:12
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/30123

    Actions (login required)

    View Item