Penggunaan Model Pembelajaran Make A Match Untuk Menngkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Matematika Siswa Kompetensi Segitiga dan Segiempat Bagi Siswa Kelas VII B SMPN 14 Surakarta Tahun Akademik 2015/2016

SETYO A, ANDINI (2016) Penggunaan Model Pembelajaran Make A Match Untuk Menngkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Matematika Siswa Kompetensi Segitiga dan Segiempat Bagi Siswa Kelas VII B SMPN 14 Surakarta Tahun Akademik 2015/2016. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (533Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Andini Setyo Anggraeni. PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KOMPETENSI SEGITIGA DAN SEGIEMPAT BAGI SISWA KELAS VII B SMPN 14 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2015/2016. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juli 2016. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui proses pelaksanaan kegiatan belajar mengajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match bagi siswa kelas VII B SMPN 14 Surakarta, 2) Untuk meningkatkan keaktifan belajar dan hasil belajar matematika pada kompetensi segitiga dan segiempat bagi siswa kelas VII B SMPN 14 Surakarta melalui model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII B SMPN 14 Surakarta tahun ajaran 2015/2016 sebanyak 29 siswa. Sumber data pada penelitian ini diperoleh dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi, tes dan dokumentasi. Teknik uji validitas data adalah triangulasi sumber. Teknik analisis data adalah dengan teknik statistik deskriptif komparatif dan teknik analisis kritis. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data tentang keaktifan siswa dan pelaksanaan pembelajaran dengan model Make a match melalui observasi, data tentang hasil belajar siswa melalui tes, dan data berupa gambar dan video pelaksanaan pembelajaran melalui dokumentasi. Indikator keberhasilan dari penelitian ini adalah: 1) Rata-rata persentase keaktifan belajar kelas meningkat minimal menjadi 75% dan rata-rata persentase keaktifan belajar tiap siswa meningkat minimal menjadi 60%, 2) Rata-rata hasil belajar siswa meningkat minimal menjadi 80, dan minimal 75% siswa memperoleh hasil belajar ≥72. Pada pra-siklus, diperoleh hasil yaitu rata-rata persentase keaktifan siswa adalah 50,19% dan terdapat 10 siswa dengan persentase rata-rata keaktifan ≥60%, sedangkan untuk hasil belajar siswa diperoleh rata-rata hasil belajar siswa adalah 59,1 dan terdapat sebanyak 24,14% siswa yang memperoleh hasil belajar ≥72. Setelah adanya tindakan pada siklus I, diperoleh hasil yaitu rata-rata persentase keaktifan siswa mencapai 59,00% dan terdapat 11 siswa dengan persentase rata-rata keaktifan ≥60%, sedangkan untuk hasil belajar siswa diperoleh rata-rata hasil belajar siswa adalah 71,45 dan terdapat sebanyak 51,72% siswa yang memperoleh hasil belajar ≥72. Karena hasil tersebut belum mencapai indikator yang telah ditentukan, maka dilanjutkan ke siklus kedua. Pada siklus kedua, diperoleh hasil yaitu rata-rata persentase keaktifan siswa mencapai 78,54% dan terdapat 29 siswa dengan persentase rata-rata keaktifan ≥60%, sedangkan untuk hasil belajar siswa diperoleh rata-rata hasil belajar siswa adalah 80,34 dan terdapat 89,66% siswa yang memperoleh hasil belajar ≥72. Karena semua indikator telah terpenuhi maka penelitian berhenti pada siklus kedua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika siswa. KATA KUNCI: make a match, keaktifan belajar siswa, hasil belajar matematika siswa. ABSTRACT Andini Setyo Anggraeni. THE IMPLEMENTATION OF MAKE A MATCH LEARNING MODEL TO IMPROVE STUDENT’S ACTIVITIES AND MATHEMATICS LEARNING OUTCOMES SUBJECT TRIANGLE AND SQUARE FOR STUDENTS AT CLASS VII B SMPN 14 SURAKARTA ACADEMIC YEAR 2015/2016. Thesis, Surakarta : Teacher Training and Education Faculty, Sebelas Maret University, July 2016. This classroom action research aimed to: 1) describe the teaching learning process through implementation of make a match learning model for student at class VII B of SMPN 14 Surakarta, 2) improve student’s activities and mathematics learning outcomes subject triangle and square for student at class VII B of SMPN 14 Surakarta through the implementation of make a match cooperative learning model. This research belongs to the Classroom Action Research which is performed in two cycles. Each cycle consists of planning, implementation, observation, and reflection. The subject of this research were 29 students at class VII B of SMPN 14 Surakarta academic year 2015/2016. The data source of this research were teacher and students. The techniques of data collection are observation, testing, and documentation. The techniques of data validity is source triangulation. The technique of data analysis are statistic descriptive comparative and critical analysis. The data which is collected in this research are student’s activities and the implementation of Make a match learning model through observation, data of student’s learning outcome through testing, and the picture and video collected by documentation. The achievement indicators of this research are: 1) The average percentage of classroom learning activities minimum increased to 75% and the average percentage of each student learning activities minimum increased to 70%. 2) The Average student learning outcomes minimum increased to 80 and at least 75% of students recieve learning outcome ≥72. The results of pre-cycle are the average percentage of student’s activities is 50.19%, and there were 10 students with the average percentage of learning activities ≥60%, while the average of student learning outcome is 59.1, and there were 24.14% of student who received learning outcome ≥72. The results after the action in the first cycle were the average percentage of student’s activities is 59.00% and there were 11 students with the average percentage of learning activities ≥60%, while the average of student learning outcome is 71.45, and there were 51.72% of student who received learning outcome ≥72. Since these results have not yet reached the predetermined indicators, the researcher then continue to the second cycle. The results after the action in the second cycle were the average percentage of student’s activities is 78.54% and there were 29 students with the average percentage of learning activities ≥60%, while the average of student learning outcome is 80.34, and there were 89.66% of student who received learning outcome ≥72. Because all of predetermined indicators has reached, then the research has done. The result of research shows that the implementation of cooperative learning model type make a match can improve the student’s activities and student’s mathematic learning outcome. KEY WORDS: make a match, student’s activities, learning outcome.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Matematika
    Depositing User: Gun Gun Gunawan
    Date Deposited: 01 Dec 2016 13:09
    Last Modified: 01 Dec 2016 13:09
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/30035

    Actions (login required)

    View Item