Efek Pemberian Ranitidin Injeksi terhadap Aktivitas Analgetik Tramadol Injeksi pada Mencit Galur Balb/c

RAIDA, KHADIJA (2016) Efek Pemberian Ranitidin Injeksi terhadap Aktivitas Analgetik Tramadol Injeksi pada Mencit Galur Balb/c. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (676Kb)

    Abstract

    Tramadol merupakan suatu analgesik opioid yang digunakan pada kasus nyeri sedang hingga berat. Tramadol akan dimetabolisme oleh isoenzim CYP2D6 menjadi metabolit aktif O-desmethyltramadol yang memiliki efek analgetik. Ranitidin adalah obat yang digunakan untuk mengatasi gejala dan kondisi akibat sekresi asam lambung yang berlebihan. Ranitidin termasuk jenis inhibitor isoenzim CYP2D6 yang menghambat kerja dari isoenzim CYP2D6. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek ranitidin injeksi yang diduga mampu menghambat aktivitas analgetik oleh tramadol injeksi yang diujikan pada mencit galur Balb/c. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental uji aktivitas analgetik dengan metode rangsang panas (hotplate). Mencit dibagi menjadi 3 kelompok perlakuan dan tiap kelompok terdiri dari 4 mencit. Mencit dari kontrol negatif diberi aqua p.i., kontrol positif yang diberi tramadol injeksi, dan perlakuan yang diberi tramadol injeksi kemudian ranitidin injeksi. Pengujian dilakukan dengan menggunakan rangsang panas dengan meletakkan mencit di atas hotplate yang telah diatur suhunya 55̊ C dengan waktu 15, 30, 45, 60,75, 90, 105, dan 120 menit. Data yang didapatkan kemudian dianalisis menggunakan SPSS 16.0 for Windows metode One Way ANOVA. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa ranitidin injeksi dapat menurunkan aktivitas analgetik tramadol injeksi pada mencit. Pada kontrol positif, jumlah rata-rata jilatan dan lompatan mencit menurun secara signifikan yang menunjukkan bahwa efek analgetik telah bekerja. Sedangkan rata-rata jumlah jilatan dan lompatan mencit pada kontrol perlakuan meningkat di menit ke 45 hingga menit terakhir yang menunjukkan bahwa efek analgetik mengalami penurunan di menit tersebut. Hasil signifikansi uji One Way ANOVA adalah 0.000 (<0.05) pada kontrol positif, negatif, dan perlakuan yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna antara ketiga kelompok tersebut.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
    Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
    Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > D3 - Farmasi
    Depositing User: Cantya Dyana Larasati
    Date Deposited: 01 Dec 2016 12:40
    Last Modified: 01 Dec 2016 12:40
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/30014

    Actions (login required)

    View Item