HUBUNGAN FAKTOR LINGKUNGAN FISIK (TEKANAN PANAS, KEBISINGAN DAN INTENSITAS PENCAHAYAAN) DENGAN KELELAHAN KERJA

EKO N, HENGKY DITYA (2016) HUBUNGAN FAKTOR LINGKUNGAN FISIK (TEKANAN PANAS, KEBISINGAN DAN INTENSITAS PENCAHAYAAN) DENGAN KELELAHAN KERJA. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (11Kb)

    Abstract

    Hengky Ditya Eko Nugroho. NIM A131008004. 2016. Hubungan Faktor Lingkungan Fisik (Tekanan Panas, Kebisingan dan Intensitas Pencahayaan) dengan Kelelahan Kerja (Studi Kasus Pengrajin Genteng dan Batu Bata di Desa Kaling Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar). Pembimbing I : Dr. M. Masykuri, M.Si, Pembimbing II : Dr. Prabang Setyono, M.Si. Program Studi Magister Ilmu Lingkungan, Program Pascasarjana UNS Surakarta. ABSTRAK Industri rumah tangga genteng dan batu bata memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan perekonomian mikro di Indonesia. Dampak negatif yang terjadi pada sektor usaha ini adalah potensi terjadinya kelelahan pada tenaga kerja yang memungkinkan terjadinya risiko kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja sehingga terjadi penurunan produktivitas kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor lingkungan fisik (tekanan panas, kebisingan dan intensitas pencahayaan) dengan kelelahan kerja (Studi kasus pengrajin genteng dan batu bata di Desa Kaling Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar). Penelitian ini merupakan penelitian analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini berjumlah 100 orang dan yang menjadi subjek penelitian 80 orang. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner untuk karakteristik subjek. Pengukuran kelelahan kerja menggunakan Reaction Timer, pengukuran tekanan panas menggunakan Heat Stress Area Monitor, Sound Level Meter untuk mengukur tingkat kebisingan dan Lux Meter untuk mengukur intensitas pencahayaan. Analisis korelasi menggunakan uji parametrik Pearson Product Moment dengan tingkat kepercayaan 5% atau  = 0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 variabel yang memiliki hubungan yang signifikan dengan kelelahan kerja, yaitu tekanan panas diperoleh nilai sig (p-value) = 0.000 dan r = 0.712, tingkat kebisingan diperoleh nilai sig (pvalue) = 0.021 dan r = 0.258 serta intensitas pencahayaan diperoleh nilai sig (pvalue) = 0.000 dan r = 0.404. Kata Kunci : Pengrajin Genteng dan Batu Bata, Tekanan Panas, Kebisingan, Intensitas Pencahayaan, Kelelahan Kerja

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Ilmu Lingkungan
    Depositing User: Yanny Wulandari
    Date Deposited: 01 Dec 2016 09:08
    Last Modified: 01 Dec 2016 09:08
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/29982

    Actions (login required)

    View Item