PELAKSANAAN MODEL PEMBELAJARAN OUTING CLASS PADA KELAS MELUKIS ANAK DI LEMBAGA SOSIAL MASYARAKAT RUMAH HEBAT INDONESIA, BANJARSARI, SURAKARTA

MAULANI, LINA NUR (2016) PELAKSANAAN MODEL PEMBELAJARAN OUTING CLASS PADA KELAS MELUKIS ANAK DI LEMBAGA SOSIAL MASYARAKAT RUMAH HEBAT INDONESIA, BANJARSARI, SURAKARTA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (939Kb)

    Abstract

    Lina Nur Maulani. K3211037. PELAKSANAAN MODEL PEMBELAJARAN OUTING CLASS PADA KELAS MELUKIS DI LEMBAGA SOSIAL MASYARAKAT RUMAH HEBAT INDONESIA, BANJARSARI, SURAKARTA. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, 2016. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) pelaksanaan pembelajaran outing class pada kelas melukis di Rumah Hebat Indonesia ditinjau dari tujuan, materi, metode, media, dan evaluasi pembelajaran; (2) faktor penghambat dan pendukung pelaksanaan model pembelajaran outing class pada kelas melukis di Rumah Hebat Indonesia ; dan (3) hasil karya lukis anak berdasarkan unsur-unsur seni dengan menggunakan model pembelajaran outing class pada kelas melukis di Rumah Hebat Indonesia. Bentuk penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan strategi studi kasus tunggal terpancang. Sumber data yang digunakan: informan, tempat dan peristiwa, dokumentasi dan arsip. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan: observasi, wawancara, dan analisis dokumentasi. Validitas data yang digunakan adalah triangulasi data dan review informant. Analisis data yang digunakan analisis model mengalir. Hasil penelitian ini adalah (1) Pelaksanaan model pembelajaran outing class pada kelas melukis di Rumah Hebat Indonesia berjalan dengan baik, meskipun terdapat beberapa kendala yang dialami. Tujuan pembelajaran mengarah pada ekspresif, kreatif dan spontanitas. Materi yang minim lebih menekankan pada pelaksanaan di lapangan. Sumber belajar anak-anak berasal dari lingkungan. Metode yang diterapkan adalah tanya jawab, pemberian tugas, ekspresi bebas dan ceramah. Media yang digunakan adalah kertas A4 dan menggunakan pastel atau pensil warna sebagai pewarnanya. Sistem penilaian yang digunakan dilakukan secara lisan. (2) Faktor pendukung pelaksanaan model pembelajaran outing class di antaranya adalah, waktu pembelajaran yang fleksibel, pembelajaran yang non formal tidak terpaut pada satu ruang, antusias anak yang tinggi dalam pembelajaran outing class. Faktor penghambat di antaranya adalah sarana dan prasarana yang belum memadai seperti pastel,crayon, cat air kurang lengkap , kendaraan untuk menuju lokasi outing class terbatas, jumlah pendidik yang aktif menemani kegiatan outing class kurang, serta tidak adanya pengelompkan kategori usia dalam pelaksanaan pembelajarannya. (3)Dari contoh karya peserta didik dalam kegiatan outing class, jika ditinjau dari unsur-unsur seni dapat disimpulkan karya anak-anak dalam outing class didominasi dengan penggunaan warna-warna cerah . Teknik mewarnai yang digunakan peserta didik juga beragam dari gradasi ataupun blok. Karya yang ditampilkan lebih ekspresif dengan bentuk dan warna yang variatif. Terdapat perbedaan hasil karya dari peserta didik tidak aktif, setengah aktif, dan aktif. Kata kunci: outing class, pembelajaran, lukis.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
    N Fine Arts > ND Painting
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Seni Rupa
    Depositing User: Tities Amrihtasari
    Date Deposited: 30 Nov 2016 15:08
    Last Modified: 30 Nov 2016 15:08
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/29953

    Actions (login required)

    View Item