HUBUNGAN SUMBANGAN ENERGI SARAPAN PAGI DAN SOSIAL BUDAYA GIZI DENGAN STATUS GIZI ANAK SEKOLAH DASAR DI PULAU SEMAU KABUUPATEN KUPANG

NITA, MARIA HELENA D. (2016) HUBUNGAN SUMBANGAN ENERGI SARAPAN PAGI DAN SOSIAL BUDAYA GIZI DENGAN STATUS GIZI ANAK SEKOLAH DASAR DI PULAU SEMAU KABUUPATEN KUPANG. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (594Kb)

    Abstract

    Maria Helena Dua Nita, S531408059. 2016. HUBUNGAN SUMBANGAN ENERGI SARAPAN PAGI DAN SOSIAL BUDAYA GIZI DENGAN STATUS GIZI ANAK SEKOLAH DASAR DI PULAU SEMAU KABUPATEN KUPANG.TESIS.Pembimbing 1: DrDiffah Hanim, Dra,M.Si. Pembimbing II : Dr J.B Prasodjo,dr, Sp.Rad(K). Program Studi Ilmu Gizi Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. ABSTRAK Latar Belakang: Masalah gizi pada anak sekolah adalah rendahnya asupan energi pada sarapan pagi. Sarapan pagi merupakan suatu bentuk kegiatan makan dan minum yang di lakukan antara bangun pagi hingga jam 9 untuk memenuhi sebagian( 15 -30 %) kebutuhan harian dalam rangka mewujudkan hidup sehat, aktif dan produktif. Anak sekolah yang kekurangan gizi mengakibatkan daya tangkapnya berkurang, penurunan konsentrasi belajar serta pertumbuhan fisik yang tidak optimal.Sosial budaya gizi juga sangat mempengaruhi status gizi pada anak sekolah.Tujuan penelitian ini untuk menganalisis sumbangan energi sarapan pagi dan sosial budaya gizi dengan status gizi anak SD di daerah terpencil di Pulau Semau. Metode: Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan menggunakan rancangan Cross Sectional. Subjek penelitian ini adalah anak kelas 5 SD di Pulau Semau Kabupaten Kupang. Subjek di ambil dengan menggunakan proporsional random sampling sebanyak 112 anak. Teknik Pengambilan data dengan wawancara langsung, pengisian kuesioner dan pengukuran antropometri. Data dianalisis dengan uji chi square dan multivariate regresi ordinal. Hasil: Berdasarkan uji Chi square ada hubungan sumbangan energi sarapan pagi dan status gizi(p =0.043), tidak ada hubungan asupan protein dengan status gizi (p=0,918), tidak ada kebiasaan makan dengan status gizi (p=0.405), tidak ada hubungan pantangan makan dengan status gizi (p=0.903), tidak ada hubungan selera makan dengan status gizi (p=0.614), tidak ada hubungan pengetahuan gizi dengan status gizi (p=0.417), tidak ada hubungan suku dengan status gizi (p=0.552). Sedangkan hasil uji Multivariat regresi ordinal tidak ada hubungan antara sumbangan energi sarapan pagi dan sosial budaya gizi dengan status gizi yang ditandai dengan nilai p > 0,05. Simpulan: Tidak ada hubungan yang bermakna antara sumbangan energi sarapan pagi dan sosial budaya gizi dengan status gizianak SD di Pulau Semau Kabupaten Kupang. Kata kunci : sarapan pagi, sosial budaya, status gizi anak SD Maria Helena Dua Nita. S531408059. 2016. THE RELATIONSHIP OF BREAKFAST ENERGY CONTRIBUTION AND SOCIO CULTURAL NUTRITION WITH NUTRITIONAL STATUS OF PRIMARY SCHOOL IN SEMAU ISLAND OF KUPANG REGENCY.THESIS..Supervisor 1: Dr. DiffahHanim, Dra, M.Si. Supervisor II: Dr. J.B. Prasodjo, dr, Sp.Rad. Nutrition Science Study Program Post Graduate SebelasMaret University. ABSTRACT Background: Nutritional problems in students are the low energy intake at breakfast. Breakfast is a form of eating and drinking activities were conducted between waking in the morning until 9 o’clock to meet the majority (15 -30%) the daily requirement in order to create healthy, active and productive live. The students who are malnourished were resulted low comprehension, decreasing the learning concentration and physical growth is not optimal. Nutrition social culture is also impact on students’ nutritional status. The study purposes were analyzed the breakfast energy contribution and nutrition socio-cultural to the nutritional status of elementary school students in remote areas of Semau Island. Methods: This was observational analytic study used cross sectional design. The subjects were fifth grade of elementary school students in Semau Island Kupang Regency. Subject was taken used proporsional random samplingabout 112 children. Data collection techniques were used direct interviews, questionnaires, and anthropometric measurements. Data were analyzed with chi square test and ordinal regressionmultivariates. Results: There is relationship of breakfast energy contribution and nutritional status (p = 0.043), there is not relationship of breakfast protein contribution and nutritional status ( p=0.918), there is not relationship of eating habits to the nutritional status (p = 0,405, there is not relationship of eating refrain and nutritional status (p = 0,903), there is not relationship of appetite and nutritional status (p = 0,614), there is not relationship of nutrition knowledge and nutritional status (p = 0,417), there is not relationship of tribes to the nutritional status (p = 0.522). While the ordinal regression multivariate test results there is not relationship between energy and socio-cultural contribution of nutrition and nutritional status are marked with p >0,05 Conclusion: There is not relationship between the energy contribution of breakfast and sosio–cultural energy nutrition contribution and nutritional status of primary school students in Semau Island of Kupang Regency. Keywords:breakfast ,social cultural and nutritional status.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Ilmu Gizi
    Depositing User: Retno Andriani
    Date Deposited: 01 Dec 2016 07:35
    Last Modified: 01 Dec 2016 07:35
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/29946

    Actions (login required)

    View Item