PERBANDINGAN EFEKTIVITAS TERAPI TERHADAP PENURUNAN NYERI DAN KETERBATASAN GERAK AKIBAT CEDERA OLAHRAGA PENCAK SILAT DI TINJAU DARI KELOMPOK USIA

TRIYONO, EDDY (2016) PERBANDINGAN EFEKTIVITAS TERAPI TERHADAP PENURUNAN NYERI DAN KETERBATASAN GERAK AKIBAT CEDERA OLAHRAGA PENCAK SILAT DI TINJAU DARI KELOMPOK USIA. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (35Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Eddy Triyono. A121308025. 2016. Perbandingan Efektivitas Terapi Terhadap Penurunan Nyeri Dan Keterbatasan Gerak Akibat Cedera Olahraga Pencak Silat Di Tinjau Dari Kelompok Usia (Studi Eksperimen Perbandingan Swedish Massage, Hot Compress, dan Stretching pada Otot Lengan Atlet Pencak Silat Tapak Suci Pondok Pesantren Imam Syuhodo Polokarto Sukoharjo). Tesis. Program Studi Ilmu Keolahragaan Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. Pembimbing: Prof. Dr. Sugiyanto (Pembimbing I), dan Prof. Dr. Agus Kristiyanto, M.Pd. (Pembimbing II). Penanganan cidera olahraga menjadi hal yang penting dalam mengembalikan kondisi atlet kepada performa semula. Pemilihan penanganan dalam kondisi cedera pada olahraga haruslah sesuai dengan kebutuhan sehingga dapat memberikan pemulihan kondisi dengan cara yang efektif dan efisien. Beberapa jenis alternatif penanganan cidera olahraga antara lain adalah pemberian Swedish massage, Hot compress, dan Stretching. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian eksperimental, populasi dalam penelitian ini adalah atlet usia 12-21 tahun pada pencak silat Tapak Suci Pondok Pesantren Imam Syuhodo Polokarto Sukoharjo, jumlah sampel yang didapatkan berjumlah 60 responden. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari 3 variabel independent yaitu swedish massage, hot compress dan stretching dan 2 variabel dependent yaitu nyeri dan keterbatasan gerak. Teknik analisis data menggunakan analisis korelasi regresi dengan melakukan pengujian prasyarat uji normalitas dan linieritas. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi dan korelasi masing-masing prediktor dan analisis regresi Anava dua faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan pengaruh terapi swedish massage, hot compress, dan stretching terhadap penurunan nyeri dengan rata-rata peningkatan masing-masing yaitu 2.75, 2.45, dan 2.2 dan tidak ada pengaruh interaksi antara jenis terapi dengan kelompok umur terhadap penurunan nyeri akibat cedera. Ada perbedaan pengaruh terapi swedish massage, hot compress, dan stretching terhadap penurunan keterbatasan gerak dengan rata-rata peningkatan masing-masing yaitu 19.750, 20.750, dan 17.50 dan Tidak ada pengaruh interaksi antara jenis terapi dengan kelompok umur terhadap penurunan keterbatasan gerak akibat cedera. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada perbedaan pengaruh terapi swedish massage, hot compress, dan stretching terhadap penurunan nyeri dan penurunan keterbatasan gerak akibat cedera olahraga. Kata kunci : nyeri, keterbatasan gerak, cedera olahraga.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: A General Works > AC Collections. Series. Collected works
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Ilmu Keolahragaan
    Depositing User: Kuni Nur Aini
    Date Deposited: 29 Nov 2016 12:20
    Last Modified: 29 Nov 2016 12:20
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/29867

    Actions (login required)

    View Item