Pengembangan Kurva Kerapuhan Berbasis Incremental Dynamic Analysis untuk Evaluasi Kinerja Seismik Jembatan Rangka Baja

Wardana, Dean Hadi (2016) Pengembangan Kurva Kerapuhan Berbasis Incremental Dynamic Analysis untuk Evaluasi Kinerja Seismik Jembatan Rangka Baja. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (349Kb)

    Abstract

    Dampak yang ditimbulkan akibat gempa bumi sangat luas. Salah satunya adalah kegagalan pada infrastruktur jembatan. Untuk mengantisipasi kegagalan tersebut dibutuhkan suatu parameter serta metode untuk mengevaluasi kinerja seismik dari struktur. Kurva kerapuhan merupakan parameter kinerja seismik yang cukup baik untuk mengevaluasi suatu struktur khususnya jembatan. Metode yang digunakan untuk membentuk kurva kerapuhan adalah incremental dynamic analysis yang menggunakan analisis riwayat waktu yang dilakukan secara increment. Penelitian ini menggunakan jembatan rangka baja hypothetic 1 span dengan panjang 80m yang dimodelkan dalam bentuk 3D. Beban gravitasi dihitung berdasarkan SNI T-03-2005 tentang perencanaan struktur baja untuk jembatan. Beban gempa menggunakan 12 ground motion records yang disesuaikan dengan target respon spektra daerah Semarang. Analisis dilakukan secara dinamis dengan menjalankan analisis riwayat waktu. Setiap ground motion records dianalisis secara increment hingga struktur collapse. Hasil analisis berupa 12 kurva IDA yang menggambarkan perilaku linier dan nonlinier struktur pada arah x dan y. Kurva kerapuhan berupa fungsi probabilistik dianalisis berdasarkan 12 kurva IDA pada arah x dan y dengan menggunakan tingkat kerusakan berdasarkan definisi Hazus (slight, moderate, extensive dan complete). Aleatory randomness dan epistemic uncertainty digunakan untuk menghitung ketidakpastian total dari fungsi probabilistik kurva kerapuhan. Berdasarkan kurva kerapuhan pada arah x dan y, kerusakan struktur jembatan rangka baja untuk tiap batas kerusakan pada arah sumbu x lebih besar daripada arah y. Hal ini menunjukkan bahwa arah x lebih rapuh daripada arah y. Probabilitas kerusakan complete damage struktur jembatan rangka baja mencapai 100% jika terjadi gempa dengan PGA sebesar 4 g untuk arah x dan 6,2 g untuk arah y. Namun dalam kenyataan, probabilitas terjadinya gempa dengan PGA lebih dari 2 g kecil sekali. Ini menunjukkan bahwa desain kolom terlalu kuat. Selain itu, probabilitas kerusakan complete damage pada arah y dengan nilai PGA diatas 3,5 g tidak relevan dengan batas kerusakan yang dipakai karena terdapat komponen struktur yang rusak terlebih dahulu yaitu LRB daripada komponen yang ditinjau yaitu pier. Alasan ini juga yang menguatkan pernyataan bahwa adalah kolom yang menjadi tinjauan terlalu kuat. Kata Kunci: aleatory randomness, epistemic uncertainty, ground motion records, incremental dynamic analysis, jembatan rangka baja, kurva kerapuhan, kinerja seismik.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > T Technology (General)
    T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > D3 - Teknik Sipil
    Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: Pratama Wisnu
    Date Deposited: 28 Nov 2016 22:20
    Last Modified: 28 Nov 2016 22:20
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/29803

    Actions (login required)

    View Item