PROSES PEMBUATAN TEH HERBAL DAUN SIRSAK DENGAN CAMPURAN KAYU MANIS, DAUN STEVIA DAN SECANG DALAM KEMASAN CELUP

P, GALUH KADISTA (2016) PROSES PEMBUATAN TEH HERBAL DAUN SIRSAK DENGAN CAMPURAN KAYU MANIS, DAUN STEVIA DAN SECANG DALAM KEMASAN CELUP. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (194Kb)

    Abstract

    Teh herbal daun sirsak merupakan salah satu inovasi dalam pemanfaatan daun sirsak yang jarang dipakai menjadi produk yang bermanfaat. Bahan utama yang digunakan dari teh herbal daun sirsak adalah daun sirsak kering, kayu manis kering, daun stevia kering dan secang kering. Tujuan dari pembuatan teh herbal daun sirsak adalah melakukan inovasi pangan untuk dapat meningkatkan nilai ekonomis daun sirsak. Dalam pelaksanaan praktek produksi teh herbal daun sirsak dilakukan beberapa analisis yaitu: analisis sensoris, analisis kimia dan analisis ekonomi. Untuk analisis sensori menggunakan uji kesukaan terhadap teh herbal daun sirsak dengan parameter rasa, warna, aroma dan overall melibatkan 20 panelis. Sedangkan untuk analisis kimia meliputi uji kadar air menggunakan metode thermogravimetri dan uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Tahapan proses produksi teh herbal daun sirsak adalah: persiapan dan seleksi bahan baku, pelayuan, pengeringan, penghancuran, pengayakan, pencampuran, penimbangan dan pengisian, pengemasan. Hasil dari analisis sensori menunjukkan bahwa produk teh herbal daun sirsak yang disukai adalah formula 2 dan 3. Namun dilihat dari skor tertinggi dipilih formula 2. Selanjutnya produk yang terpilih dari analisis sensori akan dilakukan analisis kimia meliputi kadar air dan aktivitas antioksidan dengan menggunakan formula 4 sebagai kontrol. Dari hasil analisis kimia kadar air pada teh herbal daun sirsak formula 2 sebesar 4,653% sedangkan formula 4 sebesar 5,153% dan aktivitas antioksidan pada teh herbal daun sirsak formula 2 sebesar 90,70% sedangkan formula 4 sebesar 90,24%. Hasil dari analisis ekonomi diperoleh: biaya produksi Rp 53.896.121,4,-/bulan, kapasitas produksi sebanyak 6.384 kotak/bulan, harga jual Rp 11.000,-/kotak, laba kotor sebesar Rp 16.327.878,6,-/bulan, laba bersih sebesar Rp 12.273.253,-/bulan, usaha ini akan mencapai titiik impas pada produksi 2.386 kotak/bulan, Payback period selama 6 bulan, B/C ratio sebesar 1.30 sehingga usaha ini layak untuk dilanjutkan karena nilai B/C ratio lebih dari 1.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    S Agriculture > SB Plant culture
    Divisions: Fakultas Pertanian > D3 - Teknologi Hasil Pertanian
    Depositing User: Mujahid Zenul
    Date Deposited: 27 Nov 2016 11:13
    Last Modified: 27 Nov 2016 11:13
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/29740

    Actions (login required)

    View Item