PEREMPUAN DAN DINAMIKA HUBUNGAN KOMUNIKASI PASCA KONFLIK (Study Kasus LSM Institut Mosintuwu Dalam Upaya Membangun Perdamaian Pasca Konflik Poso)

KARTIKA, DYAH FITRIA (2016) PEREMPUAN DAN DINAMIKA HUBUNGAN KOMUNIKASI PASCA KONFLIK (Study Kasus LSM Institut Mosintuwu Dalam Upaya Membangun Perdamaian Pasca Konflik Poso). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (551Kb)

    Abstract

    ABSTRAK DYAH FITRIA KARTIKA SARI. NIM: S231308014. 2016.PEREMPUAN DAN DINAMIKA HUBUNGAN KOMUNIKASI PASCA KONFLIK (Study Kasus LSM Institut Mosintuwu Dalam Upaya Membangun Perdamaian Pasca Konflik).TESIS. Pembimbing I: Prof. Drs. Pawito, Ph.D. II: Dr. Andre Novie Rahmanto, M.si, . Magister Ilmu Komunikasi (Manajemen Komunikasi), Program Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis perempuan dan dinamika relationship yang terjadi pada masyarakat Poso dan khususnya bagi perempuan di Sekolah Perempuan LSM Mosintuwu. Dengan menekankan kepada teori dialektika hubungan dan teori komunikasi dialogis karya Leslie Baxter (1996). Penelitian ini, melihat bagaimana konflik yang mengandung tekanan satu sama lain dikomunikasikan oleh perempuan di Mosintuwu. Selain itu juga melihat bagaimana dialog yang dilakukan oleh LSM Mosintuwu sebagai upaya untuk membangun perdamaian di kalangan perempuan akar rumput di Poso. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengambilan sampel/informan menggunakan Purposive sampling dengan metode analisis data. Hasil penelitian menunjukkan adanya dinamika hubungan komunikasi yang dialami Perempuan Mosintuwu, terlihat dengan adanya ketegangan-ketegangan dalam mengkomunikasikan pengalaman konflik. Hal ini terlihat dari adanya pola komunikasi perempuan dalam mengkomunikasikan pengalaman konflik yang masih menjaga jarak komunikasi dengan menutup diri, serta hadirnya perasaan was-was dan enggan berkomunikasi dnegan kolompok lain. Selain itu hadirnya pemahaman pesan dikalangan masyarakat dan perempuan setelah konflik sosial terjadi yaitu perbedaan pemberian labelling pada kelompok masyarakat dan adanya perbedaan pemaknaan pesan tentang toleransi. Dialog yang terbentuk di LSM Institut Mosintuwu untuk perempuan, berlangsung dua arah, dengan opinion leader yang berperan penting untuk membangun pemahaman tentang konflik dan mengkomunikasikan konflik dari perspektif yang berbeda. Selain itu, penggunaan media massa sebagai medai untuk mengkampanyekan perdamaian juga di lakukan oleh perempuan Mosintuwu. Kata Kunci: Dinamika Hubungan, komunikasi dialogis, LSM Perempuan, Pasca konflik sosial

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
    H Social Sciences > HS Societies secret benevolent etc
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Depositing User: Mujahid Zenul
    Date Deposited: 27 Nov 2016 10:01
    Last Modified: 27 Nov 2016 10:01
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/29727

    Actions (login required)

    View Item