Hubungan antara faktor sosial ekonomi dan rumah sehat dengan perilaku sehat orang tua balita penderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kabupaten Kediri

ANGGRAINI, TIYAN (2016) Hubungan antara faktor sosial ekonomi dan rumah sehat dengan perilaku sehat orang tua balita penderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kabupaten Kediri. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (895Kb)

    Abstract

    Tiyan Anggraini. S021408067. Hubungan antara faktor sosial ekonomi dan rumah sehat dengan perilaku sehat orang tua balita penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kabupaten Kediri. TESIS. Pembimbing I: Ambar Mudigdo, Pembimbing II: RB.Soemanto. Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat. Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. ABSTRAK Latar belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyebab kematian yang paling banyak terjadi pada balita baik di negara maju maupun di negara berkembang. Banyak faktor yang menyebabkan tingginya kejadian penyakit ini diantaranya sosial ekonomi, lingkungan perumahan dan perilaku sehat orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor sosial ekonomi dan rumah sehat dengan perilaku sehat orang tua balita penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Subjek dan Metode: Desain penelitian ini adalah case control. Subjek penelitian terdiri dari 20 balita dan orang tua balita penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan 80 balita dan orang tua balita bukan penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kabupaten Kediri. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan regresi logistik ganda. Hasil:Pendidikan, pendapatan, komponen rumah, sarana sanitasi dan perilaku penghuni berhubungan secara signifikan dengan perilaku sehat orang tua balita penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dengan hasil analisis pendidikan (OR=9,1; 95% CI=0,8-98,4; p=0,000), pendapatan (OR=1,3; 95% CI= 0,1-14,2; p=0,000), komponen rumah (OR=4,0; 95% CI=0,5-27,7; p=0,005), sarana sanitasi (OR=6,9; 95% CI=1,1-41,9; p=0,000), perilaku penghuni (OR=8,9; 95% CI=1,6-48,7; p=0,003) Kesimpulan:Dari hasil penelitian didapatkan bahwa pendidikan, pendapatan, komponen rumah, sarana sanitasi dan perilaku penghuni memiliki hubungan yang signifikan terhadap perilaku sehat orang tua balita penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan diperoleh satu variabel yang memiliki hubungan paling signifikan terhadap perilaku sehat orang tua balita penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), yaitu variabel pendidikan. . Kata Kunci:Pendidikan, pendapatan, komponen rumah, sarana sanitasi,perilaku penghuni, perilaku sehat orang tua balita penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
    R Medicine > RJ Pediatrics
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Depositing User: Yanny Wulandari
    Date Deposited: 20 Nov 2016 21:41
    Last Modified: 20 Nov 2016 21:41
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/29390

    Actions (login required)

    View Item