Pemanfaatan Klobot Jagung Untuk Pembuatan Kertas

RAMADHONA, RENDY (2016) Pemanfaatan Klobot Jagung Untuk Pembuatan Kertas. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (122Kb)

    Abstract

    Intisari Rendy Ramadona (I8311069), 2015, Laporan Tgas Akhir “Pemanfaatan Klobot Jagung Untuk Pembuatan Kertas Seni”, Program Studi Diploma III Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Kertas adalah kompresi serat yang berasal dari pulp dengan serat-serat selulosa yang saling berhubungan antar serat dan berbentuk lembaran. Bahan utama pembuatan kertas adalah pulp (bubur kertas) yang banyak mengandung lignin contoh nya serat kayu, bambu, ampas tebu, dan lain-lain. Untuk memenuhi kebutuhan kertas yang semakin meningkat setia tahun nya, diperluka kayu yang meningkat kebutuhan nya setiap tahun karena kebanyakan perusahaan yang memproduksi kertas lebih memimilh kayu sebagai bahan utama karena mudah ditemui dan didapatkan. Oleh karena itu diperlukan sumber alternatif bahan baku pengganti selulosa kayu dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan proses produksi yang digunakan ramah lingkungan. Berdasarkan kriteria tersebut maka selulosa klobot jagung menjadi pilihan yang potensial. Tujuan tugas akhir ini adalah membuat kertas dari selulosa klobot jagung untuk pembuatan kertas seni, menguji sifat fisik kertas yang dihasilkan meliputi kadar air, gramataur, ketahanan tarik dan ketebalan. Klobot jagung sebagai bahan baku kertas dipotong kecil-kecil dengan lebar dan panjang kira kira-kira 2cm dengan limbah kertas yang sudah tidak dipakai dipotong kira-kira 2cm. Kemudian kertas direndam dengan CaCO3 (kapur) sebagai filler selama 3 hari, kemudian direbus selama 30 menit dengan soda caustic (NaOh) yang digunakan sebagai bahan baku dalam proses pulping dan bleaching. Setelah itu kertas dicuci dengan soft water (H2O) untuk membersihkan pulp dan untuk memastikan kebutuhan maksimal zat kimia dalam proses pulping dan mengurangi jumlah limbah organik yang terbawa oleh pulp. Kemudian dilanjutkan penambahan tapioka sebagai perekat ke dalam pulp kertas kemudian diblender hingga membentuk bubur kertas. Selanjutanya bubur kertas kertas dituangkan kedalam screen sablon untuk dicetak dan dipress dengan dua screen sablon dan di ratakan dengan cetok sablon untuk mengurangi kadar air yang ada dalam bubur kertas. Kemudia dilakukan pengeringan dengan dijemur sampai kering. Hasil yang diperoleh dari 128 gram klobot jagung dan 128 gram limbah kertas HVS menghasilkan lembaran kertas dengan ukuran …. Untuk mengetahui kualitas produk yang dihasilkan dilakukan cara analisis yaitu menentukan gramataur, kadar air, ketahanan tarik dan ketebalan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TP Chemical technology
    T Technology > TT Handicrafts Arts and crafts
    Divisions: Fakultas Teknik > D3 - Teknik Kimia
    Depositing User: Yanny Wulandari
    Date Deposited: 20 Nov 2016 21:06
    Last Modified: 20 Nov 2016 21:06
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/29378

    Actions (login required)

    View Item