PERBEDAAN PENGARUH PEMBELAJARAN SECARA TIDAK LANGSUNG DAN LANGSUNG TERHADAP KEMAMPUAN LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK PADA SISWA PUTRA KELAS VIII SMP NEGERI 14 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2009/2010

SETIAWAN, IKHSAN (2010) PERBEDAAN PENGARUH PEMBELAJARAN SECARA TIDAK LANGSUNG DAN LANGSUNG TERHADAP KEMAMPUAN LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK PADA SISWA PUTRA KELAS VIII SMP NEGERI 14 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2009/2010. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1417Kb)

    Abstract

    Pendidikan jasmani dan Kesehatan merupakan salah satu mata pelajaran yang mempunyai peran penting untuk menunjang pencapaian tujuan belajar secara keseluruhan. Macam-macam cabang olahraga seperti olahraga permainan, atletik senam dan bahkan kesehatan diajarkan dalam Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Pentingnya peranan pendidikan Jasmani dan Kesehatan, maka harus diajarkan dengan baik dan benar. Hal ini karena mengajar merupakan satu proses yang komplek tidak hanya sekedar menyampaikan informasi dari guru kepada siswa, tetapi banyak kegiatan maupun tindakan yang harus dilakukan, bila diinginkan hasil belajar yang baik pada seluruh siswa. Oleh karena itu dalam proses belajar mengajar tidak akan bermakna jika tujuannya tidak jelas. Jika tujuannya tidak jelas maka isi pengajaran berikut metode mengajar juga tidak akan tercapai secara maksimal. Secara garis besar nomor-nomor cabang olahraga atletik terdiri dari jalan dan lari, lempar dan lompat. Dari tiap-tiap nomor tersebut didalamnya terdapat nomor yang dilombakan atau dipertandingkan. Berkaitan dengan nomor-nomor atletik penelitian ini akan mengkaji dan meneliti nomor lompat, khususnya jauh.lompat. Lompat jauh merupakan salah satu cabang olah raga dari nomor lompat. Lompat jauh dilakukan dengan diawali melakukan awalan yang berupa lari yang mendapatkan kecepatan horisontal, kemudian menolak dilanjutkan melayang diudara dan diakhiri dengan mendarat dibak pasir. Dalam lompat jauh dapat dilakukan dengan menggunakan tiga macam gaya yaitu, gaya jongkok, tegak dan berjalan di udara. Penggunaan gaya tersebut dimaksudkan agar memperoleh lompatan yang sejauh-jauhnya. Mengajarkan lompat jauh bagi siswa sekolah dibutuhkan cara mengajar yang baik dan efektif. Pada umumnya siswa mengalami kesulitan dalam belajar lompat jauh. Hal ini karena kurangnya kecepatan, kekuatan, keterampilan, koordinasi keseimbangan dan penguasaan emosi. Masalah tersebut yang membuat siswa sulit dapat melakukan lompat jauh secara maksimal. Untuk mengatasi tingkat kesulitan dalam mengajar lompat jauh, maka dibutuhkan cara mengajar yang efektif disesuaikan dengan kondisi siswa. Pendekatan pembelajaran secara tidak langsung dan langsung merupakan bentuk pembelajaran yang memiliki bentuk karekteristik yang berbeda. Masingmasing mempunyai kelebihan dan kelemahan. Berkaitan dengan hal tersebut, peneliti akan membandingkan pembelajaran lompat jauh gaya jongkok secara tidak langsung dan langsung. Dari kedua pembelajaran tersebut belum diketahui yang lebih baik pengaruhnya terhadap kemampuan lompat jauh gaya jongkok. Untuk mengetahui hal tersebut perlu dikaji dan diteliti secara mendalam baik secara teori maupun praktek melalui penelitian eksperimen. Adapun gaya yang diajarkan yaitu lompat jauh gaya jongkok. Berdasarkan kenyataannya pembelajaran di sekolah masih kurang. Hal ini karena terbatasnya waktu yang relatif singkat, sehingga dibutuhkan waktu belajar tambahan agar teknik lompat jauh gaya jongkok dapat dikuasai dengan baik. Jika hanya mengandalkan waktu pembelajaran disekolah, maka penguasaan teknik melompat belum baik, sehingga akan berdampak pada kemampuan hasil lompatan yang rendah. Kurangnya sarana pendukung dalam pembelajaran atletik untuk pembelajaran lompat jauh merupakan faktor yang menyulitkan guru dan siswa. Sarana yang kurang mendukug dalam pembelajaran atletik dan kurangnya kreatifitas guru membuat pembelajaran lompat jauh belum tercapai dengan baik. Jika siswa mengalami kesulitan dalam belajar lompat jauh, maka guru harus mampu menciptakan kondisi belajar yang baik agar tujuan pembelajaran tercapai secara maksimal. Pembelajaran lompat jauh secara tidak langsung merupakan solusi untuk mengurangi kesulitan-kesulitan siswa. Sedangkan pembelajaran lompat jauh secara langsung merupakan bentuk pembelajaran yang sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Semakin aktif siswa mengikuti tugas ajar dari guru, maka tujuan pembelajaran akan mudah dicapai. Berdasarkan Permasalahan yang dikemukakan diatas yang melatar belakangi judul penelitian ini dengan judul “Perbedaan Pengaruh Pembelajaran Secara Tidak Langsung dan Langsung Terhadap Kemampuan Lompat Jauh Gaya Jongkok Pada Siswa Putra kelas VIII SMP Negeri 14 Surakarta Tahun Pelajaran 2009/2010”.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi
    Depositing User: Budhi Kusumawardana Julio
    Date Deposited: 13 Jul 2013 02:40
    Last Modified: 13 Jul 2013 02:40
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/2930

    Actions (login required)

    View Item