Konsumsi Fashion dan Identitas Diri (Studi Fenomenologi terhadap Konsumsi Streetwear Fashion pada Remaja Laki-Laki di Kota Surakarta)

Lawe, Lewi Liwa (2016) Konsumsi Fashion dan Identitas Diri (Studi Fenomenologi terhadap Konsumsi Streetwear Fashion pada Remaja Laki-Laki di Kota Surakarta). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (197Kb)

    Abstract

    Remaja laki-laki memiliki ketertarikan terhadap fashion khususnya Streetwear Fashion dengan adanya beberapa event fashion seperti Social Club, Breaktown Market dan menjamurnya berbagai produk Streetwear Fashion melalui distribusi ke toko pakaian. Selain itu, media juga yang digunakan untuk mempromosikan Streetwear Fashion. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan fenomena konsumsi Streetwear Fashion dan identitas diri remaja laki-laki yang mengonsumsi Streetwear Fashion. Teori yang digunakan adalah teori konsumsi oleh Jean P. Baudrillard. Dalam teori konsumsi nilai guna sebuah objek telah berganti menjadi nilai tanda. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan dengan cara wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Untuk menguji kebenaran data menggunakan teknik triangulasi metodologis. Analisis data yang digunakan adalah interaktif dengan menggunakan analisis penelitian fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi yang dilakukan oleh remaja laki-laki adalah konsumsi simbol dan adanya aktivitas simulakra, sehingga dapat menimbulkan hiperrealitas dalam bentuk identitas diri pada remaja laki – laki Streetwear. Produksi produk Streetwear Fashion dilakukan dengan mereproduksi tanda-tanda. Distribusi dilakukan oleh produsen produk Streetwear Fashion dengan menggunakan berbagai media kepada remaja laki-laki. Media yang digunakan adalah website, majalah, dan media sosial. Remaja laki-laki menggunakan media sosial untuk menampilkan Streetwear Fashion dengan berbagai tujuan dan alasan. Hasil dari proses simulakra adalah adanya hiperrealitas. Hiperrealitas yang terjadi ada dalam bentuk identitas diri. Identitas diri yang didapatkan adalah identitas hiperrealitas karena berasal dari produksi vii berbagai permainan tanda. Penelitian ini menemukan dua kategori identitas diri remaja laki-laki Streetwear yaitu kategori remaja laki-laki Streetwear sub kultur jalanan dan kategori remaja laki-laki Streetwear Fashion. Selain itu, identitas lain yang ingin ditunjukkan oleh remaja laki-laki Streetwear yaitu identitas kebebasan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
    Depositing User: Zulfahmirda Matondang
    Date Deposited: 18 Nov 2016 09:30
    Last Modified: 18 Nov 2016 09:30
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/29184

    Actions (login required)

    View Item