Pemanfaatan Kalsium Tepung Limbah Penetasan Dalam Ransum Puyuh Petelur

Susanto, Heru (2016) Pemanfaatan Kalsium Tepung Limbah Penetasan Dalam Ransum Puyuh Petelur. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (333Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Usaha penetasan unggas menghasilkan sejumlah limbah penetasan yang terdiri dari kerabang kosong, telur infertil dan unggas yang terlambat menetas. Limbah tersebut dapat diolah menjadi tepung limbah penetasan (TLP). Limbah penetasan mengandung protein kasar 36,2%, energi metabolis 2.795,2 kkal/kg, kalsium 10,7% dan fosfor 0,6%.Berdasarkan kandungan nutrien tersebut, limbah penetasan dapat digunakan sebagai sumber kalsium. Penggunaan limbah penetasan dalam ransum diharapkan dapat memperbaiki pemanfaatan kasiumpada puyuh. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai April 2015 di kandang percobaan Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret di Desa Jatikuwung, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar. Materi yang digunakan adalah 220 ekor puyuh petelur betina umur 30 minggu dengan rata-rata bobot badan awal 170 ± 13,9 g. Desain penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Empat perlakuan dalam penelitian ini adalah P0 = 100% ransum basal, P1 = 97,5% ransum basal + 2,5% TLP, P2 = 95,0% ransum basal + 5,0% TLP dan P3 =92,5% ransum basal + 7,5% TLP. Ransum perlakuan diberikan selama dua periode (2 × 28 hari). Pengambilan data kecernaan secara in vivo dengan menggunakan metode total koleksi pada puyuh berumur 39 minggu. Puyuh diambil secara acak sebanyak 3 ekor setiap unit percobaan kemudian ditempatkan dalam kandang individu, sehingga secara keseluruhan digunakan 60 ekor puyuh. Peubah yang diamati antara lainkonsumsi kalsium, kecernaan kalsium, bobot kerabang dan pemanfaatan kalsium. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis variansi dan apabila terdapat pengaruh perlakuan dilanjutkan dengan uji polinomial ortogonal untuk mengetahui level optimal perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian TLP sampai taraf 7,5% dalam ransum basal meningkatkan konsumsi kalsium dan menurunkan kecernaan kalsium tanpa memengaruhi bobot kerabang dan pemanfaatan kalsium pada puyuh. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa pemberian TLP sampai 7,5% dalam ransum basal tidak meningkatkan pemanfaatan kalsium. Kata kunci : puyuh, tepung limbah penetasan, pemanfaatan kalsium.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    S Agriculture > SF Animal culture
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Fakultas Pertanian > Peternakan
    Depositing User: Pratama Wisnu
    Date Deposited: 17 Nov 2016 17:15
    Last Modified: 17 Nov 2016 17:15
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/29169

    Actions (login required)

    View Item