Budidaya Kailan ( Brassica oleracea L) Secara Organik Di Dusun Kenteng, Desa Sumberejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah

SARAS, PUJIATI (2016) Budidaya Kailan ( Brassica oleracea L) Secara Organik Di Dusun Kenteng, Desa Sumberejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (93Kb)

    Abstract

    BUDIDAYA KAILAN (Brassica oleracea L) SECARA ORGANIK DI DUSUN KENTENG, DESA SUMBEREJO, KECAMATAN NGABLAK, KABUPATEN MAGELANG, JAWA TENGAH Saras Pujiati 1 H 3313050 Dr. Ir. Jauhari Syamsiyah MP2 dan Dr. Ir. Pardono M.S3 RINGKASAN Pertanian organik saat ini sedang naik daun. Kesadaran konsumen terhadap makanan yang sehat dan terbebas dari residu pestisida atau zat anorganik lainnya menyebabkan produk pertanian organik semakin dicari. Khususnya budidaya kailan sangat jarang ditemui, padahal permintaan konsumen cukup banyak. Oleh sebab itu peluang sangat tinggi untuk budidaya kailan. Budidaya kailan sangat lah mudah dengan umurnya yang pendek dan harga jualnya cukup tinggi. Penambahan nutrisi dalam pembudidayaan pertanian organik sangat penting dilakukan untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan dalam budidaya sayuran tersebut. Daerah penanaman yang cocok adalah mulai dari ketinggian 5 meter sampai dengan 1.200 meter diatas permukaan laut. Budidaya kailan sangatlah mudah umur tanamnya hanya 25-40 HST. Tanaman kailan dapat tumbuh pada suhu 15-25 0C. Budidaya kailan dimulai dari pengolahan lahan, pembuatan bedengan, pemasangan mulsa, persemaian, penanaman, pemeliharaan, pengendalian hama dan penyakit, panen, dan pasca panen. Hasil perbandingan jumlah daun, tinggi tanaman, berat sampel /10 tanaman kailan dengan pemberian dosis 2 liter pupuk organik cair menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan pemberian dosis 1 liter pupuk organik cair dan tanpa diberi pupuk organik cair. Pemberian nutrisi tambahan pada kailan dapat menunjang pertumbuhan dan perkembangan tanaman tersebut. Usaha tani pada budidaya kailan secara organik dengan nilai R/C Ratio dan B/C Ratio paling tinggi terdapat pada tanaman kailan tanpa perlakuan pupuk organik cair yaitu masing-masing sebesar 2,63 dan 1,63. Kata kunci: Organik, Kailan (Brassica oleracea L) Keterangan: 1. Mahasiswa Progam Studi D-III Agribisnis Minat Hortikultura dan Arsitektur Pertamanan Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta dengan Nama Saras Pujiati NIM H3313050 2. Dosen Pembimbing 1/ Penguji 1 3. Dosen Pembimbing II/ Penguji II

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > SB Plant culture
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Fakultas Pertanian > D3 - Agribisnis
    Depositing User: Rina Dwi Setianingrum
    Date Deposited: 17 Nov 2016 15:32
    Last Modified: 17 Nov 2016 15:32
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/29128

    Actions (login required)

    View Item