PERANCANGAN ALAT BANTU PADA PROSES PENYARINGAN BERAS UNTUK MEMPERBAIKI AKTIVITAS MANUAL MATERIAL HANDLING (Studi Kasus: UD. Citra Tani)

Putri Kinanthi, Ade (2016) PERANCANGAN ALAT BANTU PADA PROSES PENYARINGAN BERAS UNTUK MEMPERBAIKI AKTIVITAS MANUAL MATERIAL HANDLING (Studi Kasus: UD. Citra Tani). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (810Kb)

    Abstract

    Pekerja pada penggilingan padi di UD. Citra Tani dalam mengangkat beban masih secara manual material handling. Pekerja di penggilingan padi khususnya pada aktivitas pengambilan beras yang memiliki sikap tubuh yang tidak ergonomis dan dipaksakan seperti badan membungkuk dan membawa beban yang terlalu berat merupakan penyebab terjadinya cedera pada pinggang dan punggung. Sikap kerja tersebut termasuk kedalam sikap kerja tidak alamiah. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui berat ringannya beban pekerjaan, level resiko yang ditimbulkan pada aktivitas pengambilan beras serta memberikan usulan perbaikan terhadapnya. Nordic Body Map digunakan untuk identifikasi keluhan operator. Metode REBA digunakan untuk memberikan penilaian postur kerja dari operator. Penilaian resiko pekerjaan manual material handling dengan metode Indikator Kunci-LMM, serta penilaian beban kerja fisik berdasarkan Cardiovasculair load %CVL. Penilaian terhadap postur kerja pada proses pengambilan beras menunjukkan skor REBA 12 dengan penjelasan level resiko sangat tinggi dan level tindakan 4 yang berarti bahwa dilakukan perbaikan sekarang juga. Hasil beban kerja fisik cardiovascular %CVL pada kelima operator di penggilingan padi adalah diperlukannya perbaikan. Sedangkan hasil penelitian dengan indikator kunci LMM pada elemen kerja mengambil beras dari alat penyaring di dapatkan final score >50 yang artinya situasi beban kerja yang tinggi. Oleh sebab itu, dilakukan perbaikan pada stasiun penyaringan beras dengan merancang suatu alat bantu untuk menurunkan level resiko pekerja. Rancangan alat bantu yang diilustrasikan dengan pemodelan 2D menghasilkan penurunan level resiko kerja yaitu skor REBA menjadi 3 yang menunjukkan level resiko rendah. Hasil dari indikator kunci LMM menunjukkan penurunan final score <10 yaitu tidak diperlukan perbaikan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa rancangan alat bantu pada proses penyaringan beras dapat mengurangi level resiko kerja.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
    Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Industri
    Depositing User: Figur Hisnu Aslam
    Date Deposited: 17 Nov 2016 15:24
    Last Modified: 17 Nov 2016 15:24
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/29126

    Actions (login required)

    View Item