PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI KELOMPOK DIFABEL (Studi Fenomenologi Penggunaan Whatsapp dalam Komunikasi Interpersonal Anggota Tunarungu GERKATIN Solo)

ARDIANI, YOFITA NOOR (2016) PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI KELOMPOK DIFABEL (Studi Fenomenologi Penggunaan Whatsapp dalam Komunikasi Interpersonal Anggota Tunarungu GERKATIN Solo). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (653Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Yofita Noor Ardiani, D0211102, Penggunaan Media Sosial Sebagai Sarana Komunikasi Kelompok Difabel (Studi Fenomenologi Penggunaan Whatsapp dalam Komunikasi Interpersonal Anggota Tuna Rungu GERKATIN Solo). Para pengguna media sosial di Indonesia berasal dari dari berbagai macam individu, kelompok, komunitas bahkan organisasi. Salah satu organisasi difabel nasional yang memanfaatkan internet adalah GERKATIN (Gerakan untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia). Anggota tunarungu dalam organisasi ini telah menggunakan fasilitas chat app berupa Whatsapp untuk berkomunikasi baik secara interpersonal ataupun kelompok. Whatsapp menjadikan komunikasi interpersonal yang biasanya hanya dilakukan secara face to face, bisa dilakukan dengan mudah walau jarak antara komunikator dengan komunikan berjauhan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penggunaan Whatsapp oleh anggota penyandang tunarungu dalam komunikasi interpersonal pada organisasi GERKATIN Solo. Katheleen S.Verderber mengatakan bahwa komunikasi interpersonal adalah proses melalui mana orang menciptakan dan mengelola hubungan mereka, melaksanakan tanggung jawab secara timbal balik dalam menciptakan makna. Sedangkan Wood memaparkan bahwa ciri-ciri komunikasi interpersonal adalah selektif, sistematis, unik, processual, transaksional, individual, pengetahuan personal dan menciptakan makna Penelitian kali ini menggunakan jenis kualitatif. Sedangkan pendekatan penelitian ini menggunakan studi fenomenologi. Penelitian ini berlokasi di kota Solo tepatnya pada anggota (tuna rungu) GERKATIN Solo. Dalam teknik pengambilan data, teknik yang dipilih oleh peneliti adalah purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuan anggota tunarungu GERKATIN Solo dalam menggunakan Whatsapp adalah untuk mencari dan membagikan informasi, bergabung dalam grup Whatsapp, melakukan koordinasi, serta diskusi mengenai tema tertentu. Adapun bentuk dari komunikasi interpersonal para tunarungu meliputi sosialisasi dan menjalin relasi, sarana hiburan, pertimbangan kognitif untuk menyelesaikan permasalahan, mencurahkan perasaan serta mengembangankan potensi diri. Apabila terjadi miskomunikasi dalam berkirim pesan melalui Whatsapp para tunarungu seringkali mengirimkan video isyarat agar tunarungu yang lain paham dengan apa yang sedang dia maksudkan. Bertanya pada orang mendengar dan searching Google terkait kosa kata yang sukar mereka pahami menjadi solusi lain dalam menyelesaikan miskomunikasi dalam komunikasi interpersonal melalui Whatsapp. Kata kunci : Komunikasi Interpersonal, Whatsapp, Tunarungu, GERKATIN.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
    Depositing User: Cantya Dyana Larasati
    Date Deposited: 17 Nov 2016 12:39
    Last Modified: 17 Nov 2016 12:39
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/29102

    Actions (login required)

    View Item