Sikap Petani terhadap Kebijakan Subsidi Pupuk di Kecamatan Cawas Kabupaten Klaten

DAMAYANTI, VILDA (2016) Sikap Petani terhadap Kebijakan Subsidi Pupuk di Kecamatan Cawas Kabupaten Klaten. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (170Kb)

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor pembentuk sikap, menganalisis sikap petani dan menganalisis hubungan antara faktor-faktor pembentuk sikap dengan sikap petani terhadap kebijakan subsidi pupuk di Kecamatan Cawas Kabupaten Klaten. Metode dasar penelitian adalah metode kuantitatif. Lokasi penelitian di Kecamatan Cawas, dengan pertimbangan bahwa Kecamatan Cawas merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Klaten yang memiliki luas sawah paling besar selama 5 tahun terakhir yaitu sebesar 2.318 Ha. Analisis data yang digunakan adalah korelasi Rank Spearman yang tujuannya untuk mengetahui hubungan antara faktor-faktor pembentuk sikap dengan sikap petani terhadap kebijakan subsidi pupuk. Metode penentuan sampel yang digunakan adalah multistage random sampling. Jumlah responden yang diteliti dalam penelitian ini adalah 60 responden. Analisis untuk mengetahui tingkat signifikansi menggunakan uji thitung. Faktor-faktor pembentuk sikap dalam penelitian ini adalah pengalaman pribadi, pendidikan formal, pendidikan non formal, pengaruh orang lain yang dianggap penting, dan keterpaan media massa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara pendidikan non formal (0,632) dan pengaruh orang lain yang dianggap penting (0,559) dengan sikap petani terhadap kebijakan subsidi pupuk. Terdapat hubungan yang tidak signifikan antara pengalaman pribadi (-0,017), pendidikan formal (0,095), dan keterpaan media massa (0,224) dengan sikap petani terhadap kebijakan subsidi pupuk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor pembentuk sikap, menganalisis sikap petani dan menganalisis hubungan antara faktor-faktor pembentuk sikap dengan sikap petani terhadap kebijakan subsidi pupuk di Kecamatan Cawas Kabupaten Klaten. Metode dasar penelitian adalah metode kuantitatif. Lokasi penelitian di Kecamatan Cawas, dengan pertimbangan bahwa Kecamatan Cawas merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Klaten yang memiliki luas sawah paling besar selama 5 tahun terakhir yaitu sebesar 2.318 Ha. Analisis data yang digunakan adalah korelasi Rank Spearman yang tujuannya untuk mengetahui hubungan antara faktor-faktor pembentuk sikap dengan sikap petani terhadap kebijakan subsidi pupuk. Metode penentuan sampel yang digunakan adalah multistage random sampling. Jumlah responden yang diteliti dalam penelitian ini adalah 60 responden. Analisis untuk mengetahui tingkat signifikansi menggunakan uji thitung. Faktor-faktor pembentuk sikap dalam penelitian ini adalah pengalaman pribadi, pendidikan formal, pendidikan non formal, pengaruh orang lain yang dianggap penting, dan keterpaan media massa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara pendidikan non formal (0,632) dan pengaruh orang lain yang dianggap penting (0,559) dengan sikap petani terhadap kebijakan subsidi pupuk. Terdapat hubungan yang tidak signifikan antara pengalaman pribadi (-0,017), pendidikan formal (0,095), dan keterpaan media massa (0,224) dengan sikap petani terhadap kebijakan subsidi pupuk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor pembentuk sikap, menganalisis sikap petani dan menganalisis hubungan antara faktor-faktor pembentuk sikap dengan sikap petani terhadap kebijakan subsidi pupuk di Kecamatan Cawas Kabupaten Klaten. Metode dasar penelitian adalah metode kuantitatif. Lokasi penelitian di Kecamatan Cawas, dengan pertimbangan bahwa Kecamatan Cawas merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Klaten yang memiliki luas sawah paling besar selama 5 tahun terakhir yaitu sebesar 2.318 Ha. Analisis data yang digunakan adalah korelasi Rank Spearman yang tujuannya untuk mengetahui hubungan antara faktor-faktor pembentuk sikap dengan sikap petani terhadap kebijakan subsidi pupuk. Metode penentuan sampel yang digunakan adalah multistage random sampling. Jumlah responden yang diteliti dalam penelitian ini adalah 60 responden. Analisis untuk mengetahui tingkat signifikansi menggunakan uji thitung. Faktor-faktor pembentuk sikap dalam penelitian ini adalah pengalaman pribadi, pendidikan formal, pendidikan non formal, pengaruh orang lain yang dianggap penting, dan keterpaan media massa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara pendidikan non formal (0,632) dan pengaruh orang lain yang dianggap penting (0,559) dengan sikap petani terhadap kebijakan subsidi pupuk. Terdapat hubungan yang tidak signifikan antara pengalaman pribadi (-0,017), pendidikan formal (0,095), dan keterpaan media massa (0,224) dengan sikap petani terhadap kebijakan subsidi pupuk.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Fakultas Pertanian > Agribisnis
    Depositing User: Cantya Dyana Larasati
    Date Deposited: 17 Nov 2016 12:27
    Last Modified: 17 Nov 2016 12:27
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/29098

    Actions (login required)

    View Item