Produksi Hair Tonic Berbahan Dasar Minyak Kelapa (Cocos nucifera) dengan Aroma Lemon

S, SEPTIAN SURYA (2016) Produksi Hair Tonic Berbahan Dasar Minyak Kelapa (Cocos nucifera) dengan Aroma Lemon. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (170Kb)

    Abstract

    Hair Tonic Berbahan Dasar Minyak Kelapa dengan Aroma Lemon merupakan hair threatment alami yang berbahan dasar Minyak Kelapa dengan penambahan Daun Pandan dan Mentol Kristal serta Minyak Esensial Lemon sebagai aroma hair tonic. Hair Tonic ini memiliki khasiat dapat menutrisi dan melembabkan rambut, mencegah hilangnya protein rambut, mengatasi rambut bercabang, menghilangkan ketombe, menjaga kesehatan kulit kepala, mempertahankan kekuatan dan elastisitas rambut. Proses produksi NIKEL Hair Tonic yaitu dilakukan 2 tahap, tahap pertama dengan membuat minyak kelapa dengan cara menyiapkan dan menimbang kelapa parut, menambah air, memeras parutan kelapa, menimbang santan, memanaskan santan, menambahkan irisan daun pandan, menghentikan pemanasan dan menyaring minyak. Tahap ke-2 adalah pembuatan hair tonic itu sendiri dengan cara memasukkan mentol kristal dan minyak esensial lemon ke dalam minyak, serta menyaringnya dengan kertas saring dan dikemas dalam botol. Pengemasan NIKEL Hair Tonic menggunakan kemasan primer yaitu berupa botol spray 60 ml. Kemasan diberi desain dengan komposisi warna yang indah untuk menarik konsumen dan menampilkan informasi dari produk ini. Produk NIKEL Hair Tonic memiliki harga jual Rp 18.000,00/botol dengan keuntungan Rp 2.841,16/botol. Keuntungan yang diperoleh dalam satu kali produksi adalah Rp 85.234,72. Pemasaran dilakukan melalui promosi di toko kelontong, tetangga dan melalui media sosial facebook serta situs jual beli online (bukalapak, tokopedia dan OLX). Nilai R/C ratio dari produksi NIKEL Hair Tonic adalah 1,19 dengan B/C ratio sebesar 0,19, yang berarti usaha ini layak dijalankan dan mendapatkan keuntungan. BEP Penerimaan sebesar Rp 214.024,59 dan BEP produksi sebanyak 12 botol, yang berarti apabila telah menjual 12 botol maka telah mencapai titik impas usaha dimana tidak untung dan tidak rugi. BEP harga sebesar Rp 15.158,84/botol.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian > Agribisnis
    Depositing User: Kuni Nur Aini
    Date Deposited: 17 Nov 2016 10:33
    Last Modified: 17 Nov 2016 10:33
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/29076

    Actions (login required)

    View Item