ANALISIS KOMODITAS UNGGULAN TANAMAN PANGAN WILAYAH KECAMATAN DI KABUPATEN PONOROGO TAHUN 2010-2014

SATRIA W, HAFIDH (2016) ANALISIS KOMODITAS UNGGULAN TANAMAN PANGAN WILAYAH KECAMATAN DI KABUPATEN PONOROGO TAHUN 2010-2014. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (159Kb)

    Abstract

    ABSTRAK ANALISIS KOMODITAS UNGGULAN TANAMAN PANGAN WILAYAH KECAMATAN DI KABUPATEN PONOROGO TAHUN 2010-2014 HAFIDH SATRIA WARDANU F1114017 Kabupaten Ponorogo merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Timur, yang terletak di ujung barat Provinsi Jawa Timur dan berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah. Kabupaten Ponorogo terdiri dari 21 kecamatan. Selain kaya akan potensi budayanya, Kabupaten Ponorogo juga memiliki potensi sumber daya alam yang layak untuk dikembangkan. Kabupaten Ponorogo memiliki lahan pertanian yang sangat luas. Luas lahan sawah di Kabupaten Ponorogo adalah 36.638 Ha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komoditas unggulan tanaman pangan tiap kecamatan, mengetahui keragaman (diversitas) komoditas tanaman pangan, mengetahui tingkat konsentrasi komoditas tanaman pangan, dan mengetahui tingkat spesialisasi komoditas tanaman pangan di Kabupaten Ponorogo. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Location Quotient (LQ), Analisis Shift-Share (SS), Analisis Entropi, Analisis Localization Index (LI), dan Specialization Index (SI). Berdasarkan Analisis LQ dan SS, menunjukkan bahwa terdapat 6 kecamatan yang tidak memiliki komoditas unggulan tanaman pangan, yaitu Kecamatan Ngrayun, Kecamatan Sooko, Kecamatan Siman, Kecamatan Jetis, Kecamatan Badegan, dan Kecamatan Ponorogo. Sedangkan 15 kecamatan yang lain memiliki komoditas unggulan tanaman pangan. Berdasarkan analisis entropi, diketahui bahwa Komoditas Padi merupakan komoditas tanaman pangan dengan nilai entropi tertinggi yaitu sebesar 0,31, dan komoditas yang memiliki nilai entropi terendah adalah komoditas ubi jalar. Berdasarkan hasil analisis Localization Index (LI), komoditas yang mempunyai nilai LI mendekati satu adalah Ubi Jalar. Hal ini menunjukkan bahwa komoditas Ubi Jalar diusahakan hanya di beberapa kecamatan saja (memusat). Berdasarkan hasil analisis Specialization Index (SI), dapat diketahui bahwa komoditas tanaman pangan yang memiliki nilai Specialization Index (SI) lebih dari satu (SI>1) adalah komoditas Padi, Jagung, dan Ubi Kayu. Kata Kunci: Komoditas Unggulan, Tanaman Pangan, Kabupaten Ponorogo.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
    Divisions: Fakultas Ekonomi > Ekonomi Pembangunan
    Depositing User: Kuni Nur Aini
    Date Deposited: 16 Nov 2016 22:32
    Last Modified: 16 Nov 2016 22:32
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/29014

    Actions (login required)

    View Item