SKALA PRIORITAS REHABILITASI BENDUNG DAN FASILITASNYA DI AREAL GUNUNG MERAPI (Studi Kasus di Wilayah Kabupaten Magelang)

ANGELIA ARIANI, DIYAN (2016) SKALA PRIORITAS REHABILITASI BENDUNG DAN FASILITASNYA DI AREAL GUNUNG MERAPI (Studi Kasus di Wilayah Kabupaten Magelang). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (29Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Areal Gunung Merapi terletak di beberapa wilayah daerah Kabupaten Magelang, Sleman dan Klaten, Propinsi Jawa Tengah. Gunung Merapi merupakan gunung vulkanik yang masih aktif sehingga pada suatu saat akan mengalami letusan dan banjir lahar dan bisa mengakibatkan kerusakan- kerusakan pada daerah tempat tinggal/rumah-rumah penduduk, jalan, jembatan, sawah/tegalan/areal irigasi, dan lain-lainnya. Beberapa sungai yang bermuara pada Gunung Merapi yaitu kali Blongkeng, Kali Pabelan, Kali Putih , Kali batang, Kali Krasak termasuk wilayah Sungai Kali Progo, Kali Kuning termasuk Wilayah Sungai Kali Kuning, Kali simping termasuk wilayah Sungai Kali Simping. Proyek Bencana Alam Gunung Merapi telah membangun sabo dam dan bendung dari pasangan batu kali, tetapi karena pengaruh debris flow (aliran lahar dingin) dari Gunung Merapi sehingga mengakibatkan sebagian besar bangunan sabo dam dan bendung mengalami kerusakan. Adanya kerusakan – kerusakan bendung sehingga perlu adanya rehabilitasi. Penelitian ini mengkaji dan meneliti serta menganalisa perbaikan rehabilitasi bendung secara prioritas. Tahapan penelitian adalah pengumpulan data-data dilapangan tetapi, terlebih dahulu mempelajari laporan- laporan terdahulu antara lain : Master Plan Proyek Bencana Alam Gunung Merapi tahun 2000 oleh Konsultan Indonesia dan Konsultan Jepang, dan studi Consulting services for Urgent Disaster Reduction Projector for Mountain Merapi, Progo River Basin (IP-524) dibiayai oleh JICA (Japan Bank of International Corporation (JBIC) tahun 2006. Dalam kaitannya, penelitian ini yaitu pemeliharaan dan perbaikan 3 Bendung yang tersebar pada wilayah sungai Blongkeng dan sungai Putih, data-data yang diperlukan antara lain sebagai berikut : Data Topographi 1 : 50000 untuk lokasi Bendung, Data Perencanaan dan Gambar Pelaksanaan Pekerjaan, Data luasan Daerah Irigasi yang bisa diairi,. Bendung yang ditinjau dalam penelitian ini adalah Bendung Kemadu, Kemada dan Bendung Gedolon. Kondisi bendung di areal merapi berporus & berpasir perlu dilakukan pembuatan apron. Mengingat jumlah bangunan yang direhabilitasi dalam penelitian ini ada 3 bangunan untuk pelaksanaan pekerjaan perlu dilaksanakan secara bertahap maka dibuat skala prioritas dengan menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP). Skala prioritas rehabilitasi bendung di areal merapi dispesifikasikan berdasarkan 4 kriteria yaitu kondisi tingkat kerusakan, areal irigasi, biaya rehabilitasi, keberadaan konsolidasi dam. Hasil penyimpulan kriteria prioritas adalah sebagai berikut : a. Prioritas 1 adalah bendung Kemada dengan kinerja 73 b. Prioritas 2 adalah bendung Gedolon dengan kinerja 67 c. Prioritas 3 adalah bendung Kemadu dengan kinerja 58 Kata Kunci : Bendung, Merapi, Rehabilitasi, Prioritas

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > T Technology (General)
    T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: Kuni Nur Aini
    Date Deposited: 16 Nov 2016 21:44
    Last Modified: 16 Nov 2016 21:44
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/28992

    Actions (login required)

    View Item