FORMULASI SALEP EKSTRAK DAUN PANDAN (Pandanus amaryllifolius Roxb.) DENGAN VARIASI TIPE BASIS SALEP DAN EVALUASI TERHADAP SIFAT FISIK KIMIA

Mardani, Afrylia Dwi (2016) FORMULASI SALEP EKSTRAK DAUN PANDAN (Pandanus amaryllifolius Roxb.) DENGAN VARIASI TIPE BASIS SALEP DAN EVALUASI TERHADAP SIFAT FISIK KIMIA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF
Download (626Kb)

    Abstract

    INTISARI Daun pandan (Pandanus amaryllifolius Roxb) dikenal masyarakat banyak dengan manfaatnya. Menurut beberapa penelitian sebelumnya, diketahui bahwa ekstrak etil asetat daun pandan mempunyai aktivitas antibakteri dengan Kadar Hambat Minimum (KHM) 1,1% terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Sampai saat ini pemanfaatan sebagai antibakteri dalam bentuk sediaan belum dikembangkan, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk pembuatan sediaan topikal yaitu sediaan salep ekstrak daun pandan. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat sediaan salep ekstrak daun pandan yang memiliki sifat fisik yang stabil, mengetahui basis yang terbaik digunakan dalam pembuatan salep apabila ditinjau dari sifat fisik dan kimianya. Basis salep yang digunakan yaitu basis hidrokarbon, serap air dan larut air. Pembuatan ekstrak daun pandan dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etil asetat. Hasil rendemen ekstrak yang didapatkan pada proses ekstraksi adalah 8,53%. Ekstrak yang didapatkan kemudian dibuat sediaan salep dengan variasi tipe basis dan diuji sifat fisik dan kimianya, meliputi uji homogenitas, organoleptis, daya lekat, daya sebar, pH, dan uji iritasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Shapiro-Wilk. Data yang terdistribusi normal dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan uji t-LSD (Least Significant Difference) jika terdapat perbedaan yang bermakna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan basis salep mempengaruhi sifat fisik salep yaitu daya lekat, daya sebar, dan sifat kimia salep yaitu pH salep. Basis salep hidrokarbon memiliki daya sebar yang paling baik dengan nilai 3,73 cm ± 0,23, dan basis larut air memiliki daya lekat yang paling baik yaitu 68,75 detik ± 0,75, dan pada uji iritasi tidak mengalami pembengkakan maupun kemerahan pada kulit.Hal ini bahwa semua basis salep aman digunakan. Kata kunci : Ekstrak daun pandan, antibakteri, variasi basis salep, sifat fisik kimia

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > Q Science (General)
    Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > D3 - Farmasi
    Depositing User: Gun Gun Gunawan
    Date Deposited: 16 Nov 2016 21:16
    Last Modified: 16 Nov 2016 21:16
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/28969

    Actions (login required)

    View Item