KAJIAN DYNAMIC GAIT BAGI PENGGUNA PROSTHETIC ATAS LUTUT ENDOSKELETAL SISTEM ENERGY STORING DENGAN MEKANISME 2 BAR

HERAWATI BERNADHETA, FERLIANA (2010) KAJIAN DYNAMIC GAIT BAGI PENGGUNA PROSTHETIC ATAS LUTUT ENDOSKELETAL SISTEM ENERGY STORING DENGAN MEKANISME 2 BAR. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1809Kb)

    Abstract

    Prosthetic merupakan alat pengganti anggota gerak bawah yang telah hilang atau diamputasi yang dibuat untuk menunjang fungsi dari anggota gerak bawah bagi amputee. Prosthetic yang ada saat ini adalah prosthetic eksoskeletal dan prosthetic endoskeletal. Prosthetic eksoskeletal pada umumnya dibuat dari bahan yang ringan namun kuat dan kokoh. Bahan yang sering dipakai misalnya plastik, aluminium dan kayu. Pada prosthetic endoskeletal, terdapat tambahan tumpuan yang berupa tonggak untuk lebih memperkokoh dan memudahkan pemindahan beban dari socket ke bagian foot. Tonggak pada prosthetic endoskeletal biasanya terbuat dari metal pylon agar penampilan menyerupai kaki yang sebenarnya (May, 2002). Di Negara maju, perkembangan prosthetic endoskeletal sangat pesat. Prosthetic endoskeletal mampu digunakan untuk melakukan aktivitas ekstrim. Di Indonesia prosthetic endoskeletal masih jarang dan belum mampu digunakan untuk aktivitas yang ekstrim seperti berjalan naik-turun tangga, jalan cepat atau berlari, menendang, dan panjat tebing. Berdasarkan kekurangan pada model prosthetic saat ini, Laboratorium Perancanaan dan Perancangan Produk Jurusan Teknik Industri Universitas Sebelas Maret (2010) telah mengembangkan prosthetic model endoskeletal dengan menerapkan konsep energy storing. Energy storing prosthetic merupakan salah satu teknologi yang menunjang fleksibilitas gerak amputee pengguna prosthetic endoskeletal. Prosthetic endoskeletal sistem energy storing mekanisme 2 bar merupakan jenis above knee prosthetic yang dirancang dengan menambahkan komponen gas spring pada sendi lutut dengan mekanisme pergerakan sendi dibantu oleh 2 buah bar (penghubung). Konsep energy storing dianalogikan sebagai sebuah pegas yang menyimpan dan kemudian melepaskan energi. Gerakan meregang dan mengendur pada gas spring inilah yang diharapkan mampu mengurangi jumlah kerja yang harus dilakukan penderita amputasi ketika berjalan pada bidang datar. Prosthetic atas lutut endoskeletal sistem energy storing mekanisme 2 bar memilki peran secara spesifik pada saat kaki mengayun. Hal ini terjadi dalam fase-fase tertentu pada siklus berjalan. Pada dasarnya, satu siklus berjalan terdiri dari dua kelompok yaitu fase berdiri (stance phase) di mana 60% dari siklus kaki kontak dengan tanah meliputidan fase berayun (swing phase) di mana 40% kaki berayun di udara (Franken, 2005). Dua kelompok pada satu siklus berjalan terbagi menjadi delapan fase, fase berdiri terdiri dari fase initial contact, loading response, midstance, dan terminal stance, sedangkan fase berayun terdiri dari fase pre-swing, initial swing, mid swing dan terminal swing (Whittle, 2007). Ketika berjalan, energi disimpan saat stance phase dan dilepaskan pada posisi swing phase. Kemampuan menyimpan energi penting untuk menyediakan gaya yang cukup bagi keseluruhan kaki untuk bergerak secara efisien (May, 2002). Konsep energy storing dapat mereduksi energi untuk berjalan antara 20% sampai 40% (Farber dkk, 1995). Bagian terpenting pada gerakan berjalan dari pengguna prosthetic adalah keseimbangan beban tubuh amputee (Radcliffe dan Foort, 1961). Oleh karena itu, penelitian ini diarahkan untuk menganalisis kemampuan prosthetic endoskeletal sistem energy storing mekanisme 2 bar pada bidang datar melalui kajian dynamic gait. Kajian dynamic gait merupakan analisis gerakan berjalan manusia secara kontinu dengan memperhitungkan waktu yang digunakan oleh manusia untuk melakukan satu siklus gerakan berjalan normal (Vaughan, 1999). Dynamic gait analysis juga memperhitungkan kecepatan dan percepatan manusia saat melakukan aktivitas berjalan ini untuk menentukan besar usaha (work), energi dan torsi yang diperlukan amputee pengguna prosthetic endoskeletal dengan energy storing untuk bergerak dari satu titik ke titik lainnya dalam satu siklus berjalan. Komparasi nilai kuantitatif external work, serta komponen gaya dan torsi yang dihasilkan amputee pengguna prosthetic endoskeletal sistem energy storing knee mekanisme 2 bar, antara kaki normal dengan kaki prosthetic, saat berjalan pada bidang datar dapat digunakan untuk mengetahui kemampuan prosthetic endoskeletal sistem energy storing knee mekanisme 2 bar dalam menunjang aktivitas berjalan amputee.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > Teknik Industri
    Depositing User: Budhi Kusumawardana Julio
    Date Deposited: 13 Jul 2013 00:22
    Last Modified: 13 Jul 2013 00:22
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/2891

    Actions (login required)

    View Item