Pemanfaatan Data Digital Elevation Model (DEM) Untuk Pemetaan Angka Keamanan Berdasarkan Resiko Longsor Dari Tinjauan Geoteknik

W, NYCO MAULANA (2016) Pemanfaatan Data Digital Elevation Model (DEM) Untuk Pemetaan Angka Keamanan Berdasarkan Resiko Longsor Dari Tinjauan Geoteknik. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1961Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Nyco Maulana Wicaksono, 2016, Pemanfaatan Data Digital Elevation Model (DEM) untuk Pemetaan Angka Keamanan Berdasarkan Resiko Longsor dari Tinjauan Geoteknik, Skripsi, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Kondisi topografi Kabupaten Karanganyar yang berbukit memiliki rata-rata ketinggian 511 M Dpl, mengakibatkan wilayah ini memiliki lokasi rawan longsor cukup tinggi. Tanah longsor terjadi disebabkan adanya gaya gravitasi yang bekerja pada suatu massa (tanah dan batuan). Semakin besar kemiringan, akan semakin besar kemungkinan terjadinya gerakan massa. Penelitian ini dilakukan di lereng Bukit Ganoman, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganayar. Hasil pengujian tanah dan variasi geometri lereng digunakan untuk analisis stabilitas lereng dengan menggunakan Software Geo Slope. Analisis statistik dengan konsep interval kepercayaan digunakan untuk mendapatkan nilai Safety Factor (SF) pada setiap tingkat keyakinan. Dalam pembuatan peta, digunakan data ASTER GDEM Kabupaten Karanganyar, yang dibuat menjadi peta kontur menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Nilai SF dari hasil analisis statistik diplotkan ke dalam peta kemiringan lereng, sehingga hasilnya berupa peta SF. Hasil pemetaan Safety Factor (SF) menunjukkan bahwa, semakin tinggi tingkat keyakinannya semakin kecil nilai SF. Sebaliknya, ketika semakin rendah tingkat keyakinannya maka semakin besar nilai SF. Pada klasterisasi resiko longsor, klaster yang dibentuk oleh tingkat keyakinan 95%, 90%, 85%, dan 80% tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Kata kunci: Lereng, Safety Factor, Tingkat Keyakinan, Peta ABSTRACT Nyco Maulana Wicaksono, 2016, Utilization Data Digital Elevation Model (DEM) for mapping landslide Risk Score Based Security of Geotechnical Revexamination, Thesis, Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of March Surakarta. The topography of the hilly Karanganyar district has an average height of 511 meter above sea, so that region has many high landslide-prone locations. Landslides occurred due to the force of gravity acting on a mass (soil and rock). The greater the slope, the greater the likelihood of a mass movement. This research was conducted on the slopes of Mount Ganoman, District Matesih, Karanganayar District. The results of soil testing and variation of slope geometry are used for slope stability analysis using Software Geo Slope. Statistical analysis of the concept of the confidence interval is used to get the value of Safety Factor (SF) at any level of confidence. In making the map, ASTER GDEM data of Karanganyar district, are used made into a contour map using Geographic Information System (GIS). SF value of a statistical analysis of the results are plotted on the maps, so the result is a map of SF. The results of Safety Factor (SF) mapping showed that, the higher confidence level smaller SF was obtained. Otherwise, when the lower confidence level, the greater of SF was obtained. At the risk of landslides clustering, cluster formed by a confidence level of 95%, 90%, 85%, and 80% did not show a significant difference. Keywords: Slope, Safety Factor, Confidence Level, Map

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: Cantya Dyana Larasati
    Date Deposited: 15 Nov 2016 12:23
    Last Modified: 15 Nov 2016 12:23
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/28789

    Actions (login required)

    View Item