PENGARUH STARTER “STIMULATOR PLUS” DENGAN KADAR BERBEDA TERHADAP PENAMPILAN FISIK DAN KUALITAS KIMIA PUPUK ORGANIK

H, IMAM MASRONI (2016) PENGARUH STARTER “STIMULATOR PLUS” DENGAN KADAR BERBEDA TERHADAP PENAMPILAN FISIK DAN KUALITAS KIMIA PUPUK ORGANIK. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (279Kb)

    Abstract

    PENGARUH STARTER “STIMULATOR PLUS” DENGAN KADAR BERBEDA TERHADAP PENAMPILAN FISIK DAN KUALITAS KIMIA PUPUK ORGANIK CAIR Imam masroni H1, Ir. Lutojo, M.P2, Aqni Hanifa, S.Pt., M.Si 3 ABSTRAK Pertambahan populasi sapi akan meningkatkan jumlah limbah yang dihasilkan salah satunya yaitu berupa urin. Produk bakteri fermentasi yang digunakan adalah starter ”Stimulator Plus”. Starter “Stimulator Plus” adalah untuk mempercepat proses pembentukan pupuk serta meningkatkan kualitas pupuk organik cair. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar penggunaan starter “Stimulator Plus” yang optimal dalam pembuatan pupuk organik cair untuk mendapatkan kualitas penampilan fisik (bau dan warna) dan kualitas kimia terbaik (C-Organik, Fosfor dan Kalium). Materi penelitian ini yaitu Urin sapi jenis Simmetal Ongole (Simpo) jantan, Starter “Stimulator Plus”, Tepung empon-empon dan Molases. Penelitian ini dilakukan dengan dua tahap. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan setiap perlakuan diulang 5 kali. Perlakuan yang diberikan adalah kadar starter “Stimulator Plus” yang berbeda. P1 = 0,5% ; P2 = 1% ; P3 = 1,5 % ; P4 = 2%. Data yang diperoleh dianalisa menggunakan analisis variansi dan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh penambahan starter “Stimulator Plus” terhadap penampilan sifat fisik, kandungan C-organik, fosfor dan kalium. Karakteristik warna dan bau urin sapi sebelum difermentasi berwarna jernih kekuningan dan memiliki bau amonia yang kuat. Setelah difermentasi selama 14 hari terjadi perubahan warna menjadi coklat, coklat kekuningan dan bau khas fermentasi. Kandungan C-organik pada P1 dan P2 berbeda sangat nyata dengan P3 dan P4 (P<0,01), sedangkan pada P1 dengan P2 menunjukkan perbedaan yang tidak nyata, demikian juga P3 dengan P4 (P>0,05). Kandungan fosfor pada P1 dan P2, P3 menunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata (P>0,05), Sedangkan pemberian kadar 20 ml stimulator plus (P4) menunjukkan perbedaan yang nyata (P<0,01). Kandungan kalium pada P1 dan P2, P3 menunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata (P>0,05), Sedangkan pemberian kadar 20 ml stimulator plus (P4) menunjukkan perbedaan yang nyata (P<0,01). Kata kunci : pupuk organik cair, urin sapi, stimulator plus

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
    Divisions: Fakultas Pertanian > Peternakan
    Depositing User: Retno Andriani
    Date Deposited: 15 Nov 2016 08:31
    Last Modified: 15 Nov 2016 08:31
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/28749

    Actions (login required)

    View Item