Analasis Usaha Penggemukan Sapi Potong di Peternakan UD. Blandong Jaya, Desa Sradon, Kelurahan Karang, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar

PRABOWO, DIGNA ANISSA (2016) Analasis Usaha Penggemukan Sapi Potong di Peternakan UD. Blandong Jaya, Desa Sradon, Kelurahan Karang, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (44Kb)

    Abstract

    ANALISIS USAHA PENGGEMUKAN SAPI POTONG DI PETERNAKAN UD. BLANDONG JAYA, DESA SRADON, KELURAHAN KARANG, KECAMATAN KARANGPANDAN, KABUPATEN KARANGANYAR Digna Anissa Prabowo1) Ir. Susi Dwi Widyawati, M.S2) Wara Pratitis Sabar S., S.Pt., M.P3) RINGKASAN DIGNA ANISSA PRABOWO. H3413018. ANALISIS USAHA PENGGEMUKAN SAPI POTONG DI PETERNAKAN UD. BLANDONG JAYA, DESA SRADON, KELURAHAN KARANG, KECAMATAN KARANGPANDAN, KABUPATEN KARANGAYAR. Sebuah usaha peternakan sapi potong harus melihat aspek-aspek apa saja yang harus diperhatikan sebelum mendirikan perusahaan salah satunya adalah manajemen pemeliharaan yang meliputi pemilihan bakalan, manajemen perkandangan, manajemen pakan, kesehatan, pengelolaan dan pengolahan limbah serta manjamen pemasaran. Kegiatan KKL perusahaan ini dilaksanakan selama 4 minggu yaitu mulai pada tanggal 24 Maret sampai dengan 18 April 2016 yang bertempat di peternakan sapi potong UD. Blandong Jaya yang beralamat di Desa Sradon, Kelurahan Karang, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar. Hasil KKL yang didapatkan bahwa sapi yang dipelihara berjumlah 20 ekor yang meliputi beberapa bangsa yaitu sapi Simmental dan sapi Limousin. Bakaan sapi potong di peternakan ini didapatkan dari pasar hewan sekitar Karangpandan. Luas area peternakan adalah 300m2 dengan pembagian 100m2 untuk lahan hijauan 200m2 untuk kandang dari tenak, gudang pakan dan mess karyawan. Pakan yang digunakan yaitu hijauan dan konsentrat, konsentrat disusun sendiri yaitu campuran dari bekatul, ampas tahun dan pollard yang diberikan dua kali sehari dengan rata-rata pemberian 13,3392 kg BK/ekor/hari dan PBBH rata-rata 1,45 kg diukur dengan rumus Scrooll. Manajemen Kesehatan di serahkan ke mantri hewan setempat. Limbah ternak baik cair maupun padat belum dimanfaatkan secara maksimal, hanya dijual saja. Dari hasil analisis usaha yang telah dihitung usaha ini menguntungkan dengan modal awal atau biaya investasi Rp 93.000.000,00 dan biaya tetap dan tidak tetap serta biaya operasional selama 1 tahun Rp 943.690.000,00 didapatkan keuntungan bersih setiap tahun Rp 21.510.000,00 didapatkan nilai BCR sebesar 1,02, sedangkan waktu pengembalian modal selama 4 tahun 4 bulan. Dari hasil dan pengamatan yang dilakukan selama KKL di Peternakan Sapi Potong UD. Blandong Jaya dapat ditarik kesimpulan bahwa dari berbagai aspek yang dibahas sudah sesuai dengan materi yang didapat didalam perkuliahan. Kekurangan di peternakan ini yaitu tidak adanya pengolahan limbah feses dan urin ternak. Kata kunci: Analisis Usaha, Penggemukan, Sapi Potong 1Mahasiswa Prodi D III Agribisnis Peternakan Universitas Sebelas Maret Surakarta 2Dosen Penguji I Prodi Peternakan Uniersitas Sebelas Maret Surakarta 3Dosen Penguji II Prodi Peternakan Universitas Sebelas Maret Surakarta

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian > D3 - Agribisnis
    Depositing User: Mujahidah Showafah
    Date Deposited: 15 Nov 2016 23:52
    Last Modified: 15 Nov 2016 23:52
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/28741

    Actions (login required)

    View Item