Reaksi Pasar Modal terhadap Peristiwa Teror Bom di Kawasan Bisnis Sarinah Januari 2016 (Event Study pada Indeks Saham LQ-45)

NUGROHO, RYAN ADI (2016) Reaksi Pasar Modal terhadap Peristiwa Teror Bom di Kawasan Bisnis Sarinah Januari 2016 (Event Study pada Indeks Saham LQ-45). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (608Kb)

    Abstract

    Pasar modal sebagai sebuah instrumen ekonomi tidak terlepas dari pengaruh berbagai faktor, baik faktor ekonomi maupun non ekonomi. Peristiwa – peristiwa politik, isu hak asasi manusia maupun isu lingkungan hidup dapat mempengaruhi pergerakan pasar modal. Bursa Efek Indonesia, sebagai pasar modal yang sedang berkembang, juga dipengaruhi oleh faktor non ekonomi. Peristiwa bom di Jalan Thamrin pada 14 Januari 2016 adalah salah satu peristiwa terror yang dapat mempengaruhi Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini berusaha menguji kandungan informasi dari peristiwa 14 Januari 2016 dengan pendekatan event study dengan return serta aktivitas volume perdagangan saham sebagai variabel. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah saham yang tergolong dalam LQ 45 pada periode Agustus 2015 sampai Januari 2016, dengan alasan karena penelitian event study memerlukan data saham yang likuid dan berkapitalisasi besar sehingga pengaruh suatu peristiwa dapat diukur dengan segera dan relatif lebih akurat. Uji beda juga digunakan untuk menguji hipotesis mengenai perbedaan rata-rata abnormal return, return dan aktivitas volume perdagangan antara periode sebelum dan setelah peristiwa tersebut terjadi. Hasil penelitian pada peristiwa terror ini menunjukkan bahwa peristiwa ini memiliki kandungan informasi, yang rnenyebabkan pasar modal Indonesia bereaksi terhadap peristiwa yang memiliki skala nasional. Reaksi negatif secara spontan terjadi pada hari pertama perdagangan setelah peristiwa terjadi. Hal ini disebabkan karena terjadi kepanikan pada para investor sehingga mereka buru-buru melepas portofolio yang dimiliknya. Perbedaan abnormal return yang signifikan tidak terjadi pada peristiwa pernboman, hal ini disebabkan karena pelaku pasar sudah mulai terbiasa dengan peristiwa pemboman sehingga mereka yakin harga yang sudah terkoreksi akan naik kembali.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
    H Social Sciences > HG Finance
    Divisions: Fakultas Ekonomi > Manajemen
    Depositing User: Sofi Wildan
    Date Deposited: 14 Nov 2016 18:00
    Last Modified: 14 Nov 2016 18:00
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/28707

    Actions (login required)

    View Item