hubungan antara status gizi dengan perkembangan anak usia 1000 hari pertama kehidupan

PERMATA, SYLVA MEDIKA (2016) hubungan antara status gizi dengan perkembangan anak usia 1000 hari pertama kehidupan. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (203Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Sylva Medika Permatasari, G0010186, 2013. Hubungan antara Status Gizi dengan Perkembangan Anak Usia 1000 Hari Pertama Kehidupan. Skripsi. Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Latar Belakang: Proses tumbuh kembang yang optimal sangat menentukan kualitas anak. Pada saat bayi dan balita merupakan fase terpenting dan 1000 hari pertama kehidupan yang sering disebut sebagai Golden Age. Aspek-aspek perkembangan yang akan dipantau adalah motorik kasar, motorik halus, kemampuan bicara dan bahasa serta sosialisasi dan kemandirian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan perkembangan anak usia 1000 hari pertama kehidupan dengan mengontrol variabel lain (tingkat pendidikan formal ibu, status pekerjaan ibu dan jumlah saudara). Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah anak usia 2 tahun yang terdaftar di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Jaten I dan II, Kabupaten Karanganyar, sampel dipilih dengan cara teknik purposive sampling sebanyak 60 orang. Sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan tidak terdapat kriteria eksklusi diukur tinggi badan lalu di lakukan tes Denver II. Setelah dilakukan tes Denver II lalu dilakukan penentuan hasil perkembangan. Analisis statistik dalam penelitian ini adalah analisis regresi logistik multivariat dan diolah dengan Statistical Product and Service Solution (SPSS) 17.00 for Windows. Hasil Penelitian: Pada penelitian ini uji bivariat yang memiliki p < 0,25 hanya status gizi dan tingkat pendidikan. Uji regresi logistik multivariat antara status gizi dengan perkembangan anak usia 1000 hari pertama kehidupan menunjukkan hasil OR = 9,361 ; IK 95%= 1,288 – 68,031; dan p = 0,027, yang berarti status gizi berhubungan dengan perkembangan anak usia 100 hari pertama kehidupan.. Sampel yang memiliki status gizi pendek memiliki risiko hasil suspek pada tes Denver 9,361 lebih berat dibandingkan dengan yang normal. Hasil uji regresi logistik multivariat antara tingkat pendidikan menengah ibu dengan perkembangan anak usia 1000 hari pertama kehidupan menghasilkan nilai OR= 0,463; IK 95%= 0,073 – 2,935; p= 0,414, sedangkan tingkat pendidikan ibu tinggi memiliki nilai OR= 0,195; IK 95%= 0,023 – 1,653; p= 0,195. Simpulan Penelitian: Terdapat hubungan sangat kuat antara status gizi dengan perkembangan anak usia 1000 hari pertama kehidupan. Kata Kunci: Status gizi, Perkembangan anak usia 1000 hari pertama kehidupan, tes Denver

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Depositing User: Tities Amrihtasari
    Date Deposited: 07 Nov 2016 15:49
    Last Modified: 07 Nov 2016 15:49
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/28411

    Actions (login required)

    View Item